Marita Lasari Mete
Universitas Kristen Satya Wacana

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EKO-EKLESIOLOGI: KRITIK PARADIGMA ANTROPOSENTRIS DALAM KEHIDUPAN BERGEREJA Marita Lasari Mete; Ana Bendalina Henukh; Imanuel Teguh Harisantoso
MARSAHALA : Jurnal Studi Agama dan Budaya Vol 2 No 1 (2026)
Publisher : L-SAPIKA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64099/w6p6kg54

Abstract

Artikel ini mengkaji eko-eklesiologi sebagai kritik teologis terhadap paradigma antroposentris dalam kehidupan bergereja. Kajian ini dilatarbelakangi oleh krisis ekologis yang menunjukkan bahwa kerusakan lingkungan bukan hanya persoalan teknis, melainkan juga krisis moral dan spiritual. Dengan menggunakan metode studi pustaka kualitatif dan analisis konseptual-kritis, artikel ini menelaah literatur tentang teologi penciptaan, ekoteologi, eklesiologi, dan etika lingkungan Kristen. Hasil kajian menunjukkan bahwa antroposentrisme cenderung menempatkan manusia sebagai pusat ciptaan dan mendorong gereja mengukur pelayanan melalui indikator internal seperti pertumbuhan jemaat, stabilitas finansial, dan program yang berpusat pada manusia. Eko-eklesiologi menawarkan alternatif dengan memahami gereja sebagai bagian dari oikos Allah dan sebagai komunitas yang dipanggil untuk ikut memulihkan ciptaan. Artikel ini menyimpulkan bahwa kepedulian ekologis perlu diintegrasikan ke dalam liturgi, khotbah, pendidikan iman, pelayanan pastoral, dan aksi sosial sebagai ekspresi iman yang profetik dan kontekstual