Peningkatan aktivitas masyarakat menyebabkan kebutuhan perjalanan dan mobilitas semakin meningkat, terutama pada wilayah permukiman dengan aktivitas sosial ekonomi yang cukup tinggi. Kondisi tersebut menimbulkan bangkitan perjalanan yang dipengaruhi oleh karakteristik sosial ekonomi rumah tangga seperti kepemilikan kendaraan, jumlah anggota keluarga, pekerjaan, pendidikan, dan pendapatan rumah tangga. Namun, hingga saat ini belum tersedia data empiris mengenai bangkitan perjalanan masyarakat di Kelurahan Sa’dan Matallo, Kecamatan Sa’dan, Kabupaten Toraja Utara sehingga diperlukan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi bangkitan perjalanan masyarakat di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bangkitan perjalanan masyarakat di Kelurahan Sa’dan Matallo, Kecamatan Sa’dan, Kabupaten Toraja Utara serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei terhadap 87 responden rumah tangga. Variabel yang dianalisis meliputi kepemilikan kendaraan, jumlah anggota keluarga, jumlah anggota keluarga yang bekerja, jumlah anggota keluarga yang bersekolah, dan pendapatan rumah tangga. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel kepemilikan kendaraan, jumlah anggota keluarga, dan pendapatan rumah tangga berpengaruh signifikan terhadap bangkitan perjalanan masyarakat. Namun secara parsial, hanya jumlah anggota keluarga yang berpengaruh signifikan, sedangkan kepemilikan kendaraan dan pendapatan rumah tangga tidak berpengaruh signifikan. Pada tahap awal analisis, variabel jumlah anggota keluarga yang bekerja dan jumlah anggota keluarga yang bersekolah menunjukkan pengaruh yang sangat kuat sehingga menyebabkan kondisi perfect fit akibat hubungan langsung dengan variabel bangkitan perjalanan. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah anggota keluarga merupakan faktor dominan yang memengaruhi besarnya bangkitan perjalanan masyarakat di wilayah penelitian.