Marlina
Program Studi Agroteknologi Universitas Islam Indragiri

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Sekolah Lapang Dalam Mendukung Pelaksanaan Standar Kelapa Sawit Berkelanjutan Pada Petani Swadaya Perkumpulan Karya Serumpun Juliono; Partini; Marlina
Jurnal Research Ilmu Pertanian Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Research Ilmu Pertanian (Agustus 2026)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/z6zpbr68

Abstract

Kelapa sawit merupakan komoditas perkebunan strategis yang memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia. Seiring dengan meningkatnya tuntutan global terhadap praktik perkebunan berkelanjutan, petani kelapa sawit swadaya dihadapkan pada berbagai tantangan dalam memenuhi standar keberlanjutan. Salah satu pendekatan yang dikembangkan untuk memperkuat kapasitas petani adalah melalui penyelenggaraan sekolah lapang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran sekolah lapang dalam mendukung penerapan standar kelapa sawit berkelanjutan pada perkumpulan petani Karya Serumpun. Penelitian menggunakan pendekatan campuran kuantitatif dan kualitatif (mixed method), dilakukan terhadap perkumpulan petani Karya Serumpun. Jumlah sampel penelitian terdiri atas 30 orang responden. Data diperoleh melalui wawancara terstruktur, wawancara mendalam, dan dokumentasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah lapang memiliki peran penting dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani mengenai praktik budidaya kelapa sawit yang baik, pengelolaan lingkungan, penggunaan sarana produksi secara tepat, serta pemahaman terhadap prinsip-prinsip keberlanjutan. Program ini juga meningkatkan kesadaran petani tentang pentingnya penerapan standar kelapa sawit berkelanjutan dalam pengelolaan usaha tani mereka. Meskipun masih terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaannya, seperti perbedaan tingkat pemahaman peserta dan keterbatasan waktu kegiatan, sekolah lapang dinilai efektif sebagai media pembelajaran bagi petani.