Slamet Binarso
Universitas Terbuka

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Metode Pembelajaran Problem Based Learning dan Problem Posing Terhadap Hasil Belajar Pecahan Matematika Kelas V SD di Kecamatan Pituruh Slamet Binarso; Kulsum Nur Hayati; Puryati Puryati
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.4877

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Problem Posing terhadap kemampuan High Order Thinking Skills (HOTS) pada materi pecahan matematika siswa kelas V sekolah dasar di Kecamatan Pituruh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experimental design) dengan bentuk nonequivalent control group design. Sampel penelitian terdiri dari 67 siswa yang terbagi dalam dua kelompok, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan HOTS pada materi pecahan yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data meliputi uji prasyarat berupa uji normalitas, uji hipotesis menggunakan uji U Mann Whitney dan Wilcoxon, serta analisis perbandingan rata-rata (gain score).Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan HOTS pada kedua kelompok, namun peningkatan pada kelas yang menggunakan metode Problem Based Learning dan Problem Posing lebih tinggi dibandingkan metode konvensional. Nilai rata-rata posttest kelas eksperimen lebih tinggi secara signifikan dibandingkan kelas kontrol yaitu sebesar 21,2 poin. Hasil uji U Mann Whitney menunjukkan nilai signifikansi < 0,05 yang berarti terdapat pengaruh signifikan penggunaan metode Problem Based Learning maupun Problem Posing terhadap kemampuan HOTS siswa. Selain itu, analisis gain menunjukkan kategori peningkatan berada pada kategori sedang hingga tinggi pada kelas eksperimen, sedangkan kelas kontrol berada pada kategori rendah hingga sedang.Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran yang berpusat pada siswa mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan kreatif dalam menyelesaikan masalah matematika khususnya materi pecahan. Dengan demikian, metode Problem Based Learning dan Problem Posing efektif digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas hasil belajar matematika siswa sekolah dasar.