M. Rizki Nugraha
Universitas Mataram

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Civic Literacy Siswa melalui Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Literasi Digital Basariah Basariah; Mohammad Ismail; Jumrawati Jumrawati; Maria Grace Putri Edi; M. Rizki Nugraha
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.5192

Abstract

Di tengah meningkatnya arus informasi digital, peserta didik dituntut tidak hanya memiliki kemampuan literasi digital, tetapi juga kecakapan kewarganegaraan yang memungkinkan mereka berpartisipasi secara kritis, etis, dan bertanggung jawab dalam kehidupan demokratis. Dalam konteks Kurikulum Merdeka, penguatan kompetensi tersebut dapat diintegrasikan melalui pembelajaran Pendidikan Pancasila yang berfungsi sebagai wahana pengembangan karakter dan kewarganegaraan peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis penguatan civic literacy siswa melalui pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan berbasis literasi digital pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Mataram. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta dokumentasi pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi literasi digital dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila mendorong peningkatan kemampuan siswa dalam mengevaluasi informasi digital, mengidentifikasi bias informasi, memahami isu-isu kewarganegaraan, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis terhadap berbagai persoalan publik. Pembelajaran berbasis diskusi, analisis kasus, dan pemanfaatan sumber digital memberikan ruang bagi siswa untuk membangun pemahaman yang lebih kontekstual mengenai nilai-nilai demokrasi dan kewarganegaraan. Namun demikian, penguatan civic literacy masih lebih dominan pada aspek pengetahuan dan pemahaman konseptual dibandingkan penerapan nilai-nilai kewarganegaraan dalam kehidupan sehari-hari. Efektivitas pembelajaran dipengaruhi oleh kompetensi guru, karakteristik siswa, budaya kelas, dan dukungan infrastruktur digital sekolah. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi literasi digital dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila merupakan strategi yang relevan untuk memperkuat civic literacy siswa sebagai warga negara muda di era digital.