Tinding Silvia Ningrum
Universitas Mataram

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Literasi Sains Peserta Didik Kelas IV Pada Mata Pelajaran IPAS Gugus V Jonggat Tinding Silvia Ningrum; Asrin Asrin; Muhammad Sobri
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5206

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan literasi sains peserta didik kelas IV yang dipengaruhi oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru sehingga peserta didik kurang aktif dalam memecahkan masalah. Model Problem Based Learning (PBL) dipandang sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan kemampuan literasi sains melalui pembelajaran yang berorientasi pada pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning terhadap kemampuan literasi sains peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) kelas IV di Gugus V Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 50 peserta didik yang terdiri atas kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial yang meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji Independent Sample t-Test berbantuan SPSS 26 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan pembelajaran dengan model PBL memperoleh rata-rata skor 85 (kategori sangat baik). Nilai rata-rata pretest dan posttest kelas eksperimen meningkat dari 42,5 menjadi 62,5, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 37,5 menjadi 42,5. Hasil N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,53 (kategori sedang), lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,15 (kategori rendah). Uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (<0,05), sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelas. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning berpengaruh signifikan terhadap kemampuan literasi sains peserta didik kelas IV pada mata pelajaran IPAS di Gugus V Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah.