Efektivitas pembelajaran mencerminkan tingkat keberhasilan suatu media dalam mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan, termasuk dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa. Kemampuan berpikir kritis merupakan kompetensi esensial yang perlu dimiliki siswa sekolah dasar dalam pembelajaran matematika, namun pencapaiannya masih belum optimal karena penggunaan media pembelajaran belum mampu mendorong keterlibatan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas media BIMAT (Box Matematika Pintar) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran matematika di sekolah dasar. Penelitian menerapkan pendekatan kuantitatif dengan metode pra-eksperimen menggunakan desain one-group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri atas 13 siswa kelas IV SD 3 Adiwarno Data penelitian diperoleh melalui tes kemampuan berpikir kritis dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji Paired Sample t-Test dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pretest sebesar 25,23 meningkat menjadi 86,61 pada posttest. Analisis menggunakan uji Paired Sample t-Test menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil sebelum dan sesudah perlakuan. Selain itu, hasil uji N-Gain sebesar 0,822 termasuk dalam kategori tinggi, yang mengindikasikan bahwa penggunaan media BIMAT mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa secara optimal. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media BIMAT efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar.