Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai politik Islam dalam menguatkan masyarakat madani pada Partai NasDem Sumatera Utara, mengidentifikasi bentuk implementasinya dalam kebijakan, program, dan aktivitas partai, serta menganalisis faktor-faktor yang mendukung dan menghambat internalisasi nilai-nilai tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pengurus dan kader Partai NasDem Sumatera Utara, observasi lapangan, dokumentasi, serta studi kepustakaan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Partai NasDem bukan merupakan partai berbasis Islam, nilai-nilai politik Islam diimplementasikan secara substantif melalui prinsip keadilan, amanah, musyawarah, persamaan, toleransi, dan kemaslahatan sosial. Implementasi tersebut tercermin dalam pelayanan politik yang inklusif, pendidikan politik, pemberdayaan masyarakat, kegiatan sosial dan kemanusiaan, serta mekanisme pengambilan keputusan yang partisipatif. Praktik tersebut berkontribusi dalam memperkuat masyarakat madani melalui peningkatan partisipasi masyarakat, toleransi, demokrasi, dan kepercayaan publik. Faktor pendukung implementasi meliputi komitmen terhadap politik bersih, budaya religius masyarakat Sumatera Utara, program pemberdayaan sosial, serta kaderisasi dan pendidikan politik. Sementara itu, faktor penghambat mencakup pragmatisme politik, tingginya biaya politik, lemahnya konsistensi moral sebagian elite politik, serta tantangan politik identitas dalam masyarakat yang plural. Penelitian ini menyimpulkan bahwa internalisasi nilai-nilai politik Islam di Partai NasDem Sumatera Utara merupakan proses yang terus berkembang dan memiliki peran penting dalam membangun politik yang beretika, inklusif, demokratis, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.