p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Basataka (JBT)
Haloho, Meta Mei Isa
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS MAKNA DAN NILAI LAGU ANAKKON HI DO HAMORAON DI AU SEBAGAI MEDIA PELESTARIAN BUDAYA BATAK TOBA Purba, Chairo Dear Nafalia; Haloho, Meta Mei Isa; Manurung, Sarni Pebrianti
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1210

Abstract

Penelitian ini melihat arti filosofis dan nilai-nilai budaya yang ada dalam lagu Batak Toba berjudul Anakkon Hi Do Hamoraon Di Au (Anakku adalah Kekayaan Bagiku). Masalah utama yang dibahas adalah perubahan nilai dalam masyarakat Batak Toba saat ini, di mana kekayaan fisik lebih dihargai dibandingkan dengan nilai-nilai dalam keluarga, serta perlunya cara yang baik untuk melestarikan budaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan arti dari lirik lagu serta nilai-nilai penting yang terkandung di dalamnya, lalu menganalisis bagaimana lagu ini bisa menjadi alat pendidikan dan pelestarian budaya. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan hermeneutika untuk memahami lirik lagu dan analisis konten untuk menemukan nilai-nilai budaya. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa lagu ini tidak hanya mengandung nilai Holong (Kasih Sayang) dan Hagabeon (Keberhasilan Keturunan), tetapi juga menegaskan kembali pandangan Batak Toba bahwa anak adalah harta yang sangat berharga dan investasi untuk masa depan (Hamoraon). Kontribusi penelitian ini adalah memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang kekuatan seni musik (lagu) sebagai cara untuk menyampaikan nilai-nilai budaya yang masih relevan di tengah tantangan modernisasi dan materialisme.
ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES DALAM NOVEL HOME SWEET LOAN KARYA ALMIRA BASTARI DAN NILAI KEHIDUPAN GENERASI SANDWICH Butar-Butar, Putri Herawati; Damanik, Chindy Blandina; Haloho, Meta Mei Isa; Siagian, Kevin Christian
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 9 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v9i1.1375

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya fenomena generasi sandwich di masyarakat urban Indonesia yang menimbulkan kompleksitas persoalan ekonomi, sosial, dan psikologis, namun belum banyak dikaji secara mendalam melalui perspektif sastra, khususnya pendekatan semiotika. Novel Home Sweet Loan karya Almira Bastari menghadirkan representasi yang kuat mengenai pergulatan generasi muda dalam menghadapi tuntutan keluarga dan tekanan ekonomi modern, sehingga penting untuk dianalisis guna mengungkap makna tersembunyi di balik tanda-tanda yang digunakan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis tanda-tanda semiotik dalam novel Home Sweet Loan menggunakan teori semiotika Roland Barthes yang meliputi makna denotasi, konotasi, dan mitos, serta mengungkap nilai-nilai kehidupan yang merepresentasikan pengalaman generasi sandwich dalam masyarakat urban. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka dan pembacaan hermeneutik terhadap teks novel. Data penelitian berupa kutipan-kutipan teks yang mengandung unsur semiotik dan dianalisis berdasarkan konsep penandaan Roland Barthes. Jumlah data yang dianalisis sebanyak 453 data semiotik, terdiri atas 158 data denotasi, 154 data konotasi, dan 141 data mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanda-tanda seperti rumah, apartemen, uang, utang, dan keluarga tidak hanya berfungsi sebagai unsur naratif, tetapi juga merepresentasikan beban moral, tanggung jawab sosial, dan tekanan ekonomi generasi sandwich. Pada tataran mitos, ditemukan naturalisasi nilai pengorbanan dan kewajiban anak terhadap keluarga. Nilai kehidupan yang terungkap meliputi tanggung jawab, pengorbanan, keteguhan, solidaritas keluarga, dan kesadaran sosial.