Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pergeseran Etika Berkomunikasi Generasi Z Di Smk Negeri 1 Pematangsiantar: Implikasi Terhadap Pengajaran Bahasa Dan Sastra Butar-Butar, Putri Herawati; Siregar, Junifer
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk, faktor penyebab, dan implikasi pergeseran etika berkomunikasi generasi Z di SMK Negeri 1 Pematangsiantar terhadap pengajaran bahasa dan sastra Indonesia. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan induktif melalui teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada 30 siswa dan 4 guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 70% siswa sering menggunakan bahasa gaul dan singkatan digital dalam komunikasi sehari-hari, sedangkan hanya 15% yang tetap menggunakan bahasa formal dalam konteks sekolah. Pergeseran ini dipengaruhi oleh media sosial, lingkungan pergaulan santai, dan kurangnya keteladanan guru. Meskipun demikian, sebagian besar siswa masih memiliki kesadaran untuk menyesuaikan bahasa sesuai konteks. Pergeseran ini menjadi tantangan bagi guru Bahasa dan Sastra Indonesia untuk menanamkan kembali nilai kesantunan, tanggung jawab berbahasa, dan etika komunikasi, baik di ruang kelas maupun di dunia digital.
VARIASI BAHASA TOKOH DALAM FILM “HARTA TAHTA BORU NI RAJA”: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Butar-Butar, Putri Herawati; Marlina Agkris Tambunan; Junifer Siregar; Jumaria Sirait; Immanuel Doclas Belmondo Silitonga
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.45915

Abstract

ABSTRACT This study aims to describe language variations in the film Harta Tahta Boru Ni Raja through a sociolinguistic study. Using a descriptive qualitative method, this study analyzed 102 speech data classified based on the aspects of speakers, usage, formality, and means. The results of the study show: (1) The speaker aspect is dominated by personal idiolect, Toba Batak dialect (horas, lae), chronolect in the form of modern slang (baper, ready), and sociolect of student groups (dosping, ospek). (2) The usage aspect includes the journalistic variety of radio broadcasts, academic scientific variety, and military terms. (3) The formality aspect reflects social relations through official, business (consultative), casual, and familiar varieties (bacot, gue-lu). (4) The means aspect includes spoken, telephone, and digital messaging (WhatsApp) varieties. These findings prove that the film authentically portrays the dynamics of language as a social practice that represents Batak ethnic identity amidst the influence of popular culture and the development of communication technology. The diversity of language variations found is significantly influenced by social background, situation, and the purpose of communication between characters. 
ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES DALAM NOVEL HOME SWEET LOAN KARYA ALMIRA BASTARI DAN NILAI KEHIDUPAN GENERASI SANDWICH Butar-Butar, Putri Herawati; Damanik, Chindy Blandina; Haloho, Meta Mei Isa; Siagian, Kevin Christian
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 9 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v9i1.1375

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya fenomena generasi sandwich di masyarakat urban Indonesia yang menimbulkan kompleksitas persoalan ekonomi, sosial, dan psikologis, namun belum banyak dikaji secara mendalam melalui perspektif sastra, khususnya pendekatan semiotika. Novel Home Sweet Loan karya Almira Bastari menghadirkan representasi yang kuat mengenai pergulatan generasi muda dalam menghadapi tuntutan keluarga dan tekanan ekonomi modern, sehingga penting untuk dianalisis guna mengungkap makna tersembunyi di balik tanda-tanda yang digunakan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis tanda-tanda semiotik dalam novel Home Sweet Loan menggunakan teori semiotika Roland Barthes yang meliputi makna denotasi, konotasi, dan mitos, serta mengungkap nilai-nilai kehidupan yang merepresentasikan pengalaman generasi sandwich dalam masyarakat urban. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka dan pembacaan hermeneutik terhadap teks novel. Data penelitian berupa kutipan-kutipan teks yang mengandung unsur semiotik dan dianalisis berdasarkan konsep penandaan Roland Barthes. Jumlah data yang dianalisis sebanyak 453 data semiotik, terdiri atas 158 data denotasi, 154 data konotasi, dan 141 data mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanda-tanda seperti rumah, apartemen, uang, utang, dan keluarga tidak hanya berfungsi sebagai unsur naratif, tetapi juga merepresentasikan beban moral, tanggung jawab sosial, dan tekanan ekonomi generasi sandwich. Pada tataran mitos, ditemukan naturalisasi nilai pengorbanan dan kewajiban anak terhadap keluarga. Nilai kehidupan yang terungkap meliputi tanggung jawab, pengorbanan, keteguhan, solidaritas keluarga, dan kesadaran sosial.