Penelitian ini mengkaji makna pragmatik presuposisi dalam lirik lagu pilihan Ed Sheeran, khususnya Photograph dan Perfect. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis presuposisi serta menganalisis makna pragmatik yang terkandung dalam konteks lirik lagu. Penelitian ini menggunakan teori George Yule (1996) yang mengklasifikasikan presuposisi menjadi enam jenis, yaitu eksistensial, faktif, leksikal, struktural, non-faktif, dan kontrafaktual. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, dokumentasi, dan pencatatan menggunakan lembar data. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan model analisis kualitatif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima jenis presuposisi yang ditemukan dalam lirik lagu. Presuposisi eksistensial merupakan jenis yang paling dominan dengan jumlah 23 data, diikuti oleh presuposisi leksikal sebanyak 12 data, presuposisi faktif sebanyak 7 data, serta presuposisi struktural dan non-faktif masing-masing sebanyak 4 data. Sementara itu, presuposisi kontrafaktual tidak ditemukan dalam data penelitian. Dominasi presuposisi eksistensial menunjukkan bahwa lirik lagu menekankan asumsi bersama mengenai cinta, hubungan, dan pengalaman emosional antara penutur dan pendengar.Secara pragmatik, presuposisi dalam lirik lagu tersebut mengandung makna emosional dan relasional seperti cinta, komitmen, kenangan, harapan, dan ketulusan. Presuposisi berfungsi sebagai strategi linguistik untuk menyampaikan makna implisit serta memperkuat hubungan emosional antara pencipta lagu dan pendengar. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan pentingnya analisis presuposisi dalam memahami makna yang lebih dalam pada lirik lagu serta memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian pragmatik dan analisis wacana dalam studi linguistik.