Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Keefektifan Pembelajaran Sains Bermuatan Permainan Inovatif Untuk Meningkatkan Pengetahuan Sains Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Islam Satria Hasanudin Kota Semarang Rochmawati, Nur Intan; Samsudi, Samsudi; Siskandar, Siskandar
Jurnal Smart PAUD Vol 1, No 2: Juli 2018
Publisher : Jurusan PG-PAUD Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.395 KB) | DOI: 10.36709/jspaud.v1i2.4681

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran sains bermuatan permainan inovatif efektif untuk meningkatkan pengetahuan sains anak usia 5-6 tahun. Teknik pengumpulan data dengan tes, observasi dan dokumentasi.Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan perubahan rata-rata  kelas kontrol sebelum pembelajaran sebesar 5 menjadi 6,8 dan perubahan rata-rata kelas eksperimen sebelum pembelajaran sebesar 5,5 menjadi 12,1 setelah pembelajaran. Data dianalisis  menggunakan uji gain dan independent sample t-test. Hasil belajar kelas eksperimen mengalami peningkatan yang signifikan dengan hasil sebesar 0,7 jika dilihat pada kriteria tingkat tingkat hasil N-Gain termasuk dalam kategori tinggi dan untuk kelas kontrol mengalami peningkatan dengan rata-rata sebesar 0,2 sehingga masuk dalam kategori rendah.   Kata kunci: Pengetahuan Sains, Permainan Inovatif, Anak  Usia Dini.
POLA ASUH PERMISIF TERHADAP PENGEMBANGAN ARTIKULASI BAHASA ANAK USIA 4-5 TAHUN Rochmawati, Nur Intan
Jurnal Smart PAUD Vol 2, No 1: Januari 2019
Publisher : Jurusan PG-PAUD Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.036 KB) | DOI: 10.36709/jspaud.v2i1.5917

Abstract

Era digital membawa berbagai macam dampak, yaitu dampak positif dan dampak negatif, terutama dalam perkembangan anak usia dini. Salah satu dari dampak yang ditimbulkan yaitu masih ada anak usia 4-5 tahun yang belum jelas dalam pengucapan bahasa, seperti contoh artikulasi bahasa tidak jelas. Hal ini dipengaruhi oleh banyak faktor antar lain faktor orang dewasa disekitar anak. Ibu sebagai orang pertama dan utama dalam memperkenalkan bahasa kepada anak hendaknya memahami tahap perkembangan bahasa anak usia dini sehingga dapat memberikan stimulasi yang tepat kepada anak dalam memperoleh bahasa. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa pola asuh permisif lebih dominan dipilih orang tua dalam mengasuh anak usia dini.Anak diberi mainan gadget atau telepon genggam tanpa pendampingan. Sehingga menyebabkan anak sibuk dengan mainannya sendiri yang akhirnya tidak membiasakan/ melatih anak untuk mengucapkan kata atau berbicara dengan orang dewasa disekeliling bahkan teman sebayanya.Dampakdari pola asuh permisif pada dari profil anak antara lain anak usia 4-5 tahun mengalami kesulitan dalam pengucapan. Ada banyak faktor yang mempengaruhi anak usia 4-5 tahun yang mengalami kesulitan dalam  mengucapkan artikulasi, contoh susu dalam pengucapan menjadi cucu, coklat dalam pemgucapan menjadi totat, dan seterusnya. Perlu perhatian dan penanganan yang cepat supaya perkembangan bahasa anak sesuai dengan tahapan perkembangan usianya. Kata kunci: Pola Asuh Permisif, Artikulasi Bahasa, Anak Usia Dini.
Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak Usia Dini di TK IT Bintang Kecil Kota Semarang Nur Intan Rochmawati; Adhi Budi Susilo
PERNIK : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 1 (2018): Pernik : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/pernik.v1i01.2679

Abstract

Abstrak:Undang-Undang 35 tahun 2014 Tentang Perlindungan anak pada Pasal 1 ayat (1) menyebutkan Anak adalah seorang yang belum berusia 18 (delapan belas) tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan, adalah  sebagai manusia seutuhnya anak memiliki harkat dan martabat,oleh karena itu anak memilki hak asasi yang diakui. Masa usia dini adalah masa peka dimana anak memiliki kemampuan penyerapan informasi yang luar biasa, serta rasa ingin tahu yang begitu tinggi tentang berbagai hal,. Pada usia ini anak membutuhkan penanganan dan respon yang tepat dari lingkungan terdekatnya.Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 1 angka 14 menyatakan bahwa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah suatau upaya pembinaan yang ditunjukkan kepada anak sejak lahir sampai enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lanjut Dewasa ini terdapat berbagai fenomena perilaku negatif pada anak dalam kehidupan sehari hari. Jika kita lihat sekarang ini baik melalui surat kabar,televisi, radio atau kejadian disekiling kita, kekerasan terhadap anak makin marak terjadi, bahkan pelakunya berasal dari keluarganya sendiri. Hal ini menyebabkan anak-anak tersebut menjadi terlantar dan terisolasi dari kehidupan sosialnya. Sedangkan Menurut Undang-undang Perlindungan Anak Nomor 35 Tahun 2014 perlindungan anak adalah segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi anak dan hak-haknya agar tetap hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan  martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasiObyek dalam penelitian ini sesuai dengan judul Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak Usia Dini di  TK IT Bintang Kecil Kota Semarang ini adalah anak usia dini yang mengikuti pendidikan di TK IT Bintang Kecil Kota Semarang dilakukan dengan bentuk  mengenali dan mencegah kejadian kekerasan pada anak.  Selanjutnya sebagai pengetahuan masyarakat dan pemerintah agar mengetahui pentingnya Perlindungan Anak khususnya sebagai usaha preventif agar angka kekerasan tidak semakin bertambah. Kata Kunci : Pencegahan, Kekerasaan, Anak Usia Dini
PENGOLAHAN SAMPAH PLASTIK MELALUI PEMANFAATAN KERAJINAN TANGAN PENDUKUNG BUDAYA SEHAT DESA SIDOMULYO KECAMATAN UNGARAN TIMUR Adhi Budi Susilo; Nur Intan Rochmawati; Khifni Kafa Rufaida
ABDIMAS UNWAHAS Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v4i2.3008

Abstract

Abstrak Sampah dipandang sebagai barang yang sisa yang tidak berguna, bukan sebagai sumberdaya yang bisa dimanfaatkan. Paradigma baru memandang sampah sebagai sumber daya yang mempunyai nilai ekonomi dan dapat dimanfaatkan. Sampah yang dihasilkan dari aktivitas tersebut berupa limbah plastik yang bersumber dari bahan plastik dan botol plastik. Limbah sampah plastik tersebut merupakan sampah yang sulit untuk terurai dan membutuhkan waktu yang sangat lama di alam. Kegiatan ini melibatkan mitra Dasa Wisma Widuri IV di Kecamatan Ungaran Timur dengan penaggung jawab ibu Sri Rahayu. Berdasarkan hasil wawancara permasalahan yang di hadapi mitra adalah (1) Bagaimanakah cara mendayagunakan limbah Plastik menjadi lebih efisien menjadi bahan untuk kerajinan yang bernilai ekonomis (2) Bagimanakah kegiatan pemanfaatan alih fungsi dan daur ulang pembuatan limbah Plastik menjadi bahan kerajinan tangan bernilai ekonomi dapat menjadi tambahan pendapatan bagi masyarakat (3) Bagaimana dampak secara ekonomi bagi Dasa Wisma Widuri setelah mengikuti pelatihan dan pendampingan pemanfaatan pengolahan sampah plastik. Mencermati temuan tersebut maka perlu diadakan kegiatan yang memotivasi dan mengembangkan soft skill dengan metode pelaksanaan pelatihan dan pendampingan tentang pengolahan limbah plastik. Capain kegiatan ini diharapkan dapat menjadikan sampah plastik tersebut menjadi bahan alternatif untuk didaur ulang menjadi kerajian tangan yang bernilai ekonomi lebih. Selanjutnya luaran yang akan dihasilkan dapat meningkatkan ilmu/teknologi tentang pemanfaatan limbah plastik kepada masyarakat guna menciptakan lingkungan hidup yang bersih dan sehat.Selain pelatihan keterampilan membuat kerajinan tangan dan pendampingan, akan diberikan pengetahuan tentang pengelolaan management usaha dan organisasi. Pelatihan kreasi dilaksanakan melalui beberapa tahapan yaitu dengan pemberian materi serta pengetahuan, dalam pelaksanaan kelas kreasi nantinya peserta akan di bimbing untuk mendapatkan pengetahuan dan kreasi kerajinan tangan serta alat permaianan edukatif untuk anak usia dini. Kemudian hasil dari kerajinan tangan tersebut dapat menjadi nilai tambah ekonomi bagi warga sekitar. Kata Kunci : Limbah Plastik, Kerajinan Tangan, Alat Permainan Edukatif
PENGEMBANGAN MODUL MATEMATIKA UNTUK SISWA KELAS 3 SEKOLAH DASAR NEGERI WUJIL 01 BERGAS Mochamad Rizqi Adhi Pratama; Nur Intan Rochmawati
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 3, No 4: September 2019
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.744 KB) | DOI: 10.24114/js.v3i4.15542

Abstract

Abstract: Development of Mathematics Modul For Students Elementary School Class 3 in Wujil 01 Bergas. This study purpose to produce a more interactive mathematical module that is feasible to be used as a support for teaching materials for grade 3 students of Wujil 01 Bergas State Elementary School. This research method uses Research and Development (R&D) and the development of Borg and Gall, 1989 (in Sukmadinata, 2011), implementation with a study population of 34 students. Research site at SD Negeri Wujil 01 Bergas. The product produced from this development is mathematics teaching material to support teaching materials for grade 3 students of SD Negeri Wujil 01 Bergas. The results of this study are mathematical modules suitable for use in grade 3 students at SD Negeri Wujil 01 Bergas.Keywords: Modules, Mathematics, Elementary Students.Abstrak: Pengembangan Modul Matematika Untuk Siswa Kelas 3 Sekolah Dasar Negeri Wujil 01 Bergas. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul matematika yang lebih  interaktif yang layak untuk digunakan sebagai penunjang bahan ajar siswa kelas 3 Sekolah Dasar Negeri Wujil 01 Bergas. Metode penelitian ini menggunakan Research and Development (R&D)  dan pengembangan dari Borg dan Gall, 1989 (dalam Sukmadinata, 2011), implementasi dengan populasi penelitian sebanyak 34 orang siswa. Tempat penelitian di SD Negeri Wujil 01 Bergas. Produk yang dihasilkan dari pengembangan ini adalah bahan ajar matematika sebagai penunjang bahan ajar siswa kelas 3 SD Negeri Wujil 01 Bergas.Kata Kunci: Modul, Matematika, Siswa SD.
DONGENG SEBELUM TIDUR DALAM MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSIONAL ANAK 4-5 TAHUN Nur Intan Rochmawati
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 1 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.803 KB) | DOI: 10.35473/ijec.v1i2.357

Abstract

Dasawarsa terakhir ini telah tercatat rentetan peristiwa yang mencerminkan meningkatnya suasana emosi, rasa keputusasaan, dan rapuhnya moral dalam masyarakat, serta kehidupan bersama. Meningkatnya tindak kekerasan dan frustrasi/ kekecewaan, baik berupa rasa kesepian anak-anak yang terpaksa ditinggal sendiri atau diasuh babysitter dan televisi, atau dalam kepahitan anak-anak yang dipinggirkan, disia-siakan, atau diperlakukan dengan kejam, atau dalam keintiman tidak lazim dari tindakan kekerasan dalam perkawinan. Meluasnya gejala  penyimpangan emosional terlihat pada melonjaknya angka tingkat depresi di seluruh dunia dan pada tanda-tanda tumbuhnya agresivitas. Terkait dengan upaya meningkatkan kecerdasan emosional dapat dilakukan dengan pelibatan anak secara emosional melalui penjelajahan karya sastra yang menggambarkan dunia imajiner. Tulisan ini adalah hasil dari penelitian dengan qualitatitive. Hasil penelitian tersebut adalah anak tahap perkembangan kognitif operasional konkret berkaitan dengan 8 aspek  cerita, yaitu: (1) jenis cerita, (2) cara bercerita, (3) tema cerita, (4) tokoh cerita, (5) latar cerita, (6) alur cerita, (7) penyajian cerita, dan (8) tindak lanjut bercerita. Kata kunci: dongeng, kecerdasan emosional, anak usia dini
Implementation of Integrative Holistic Early Childhood Development in Realizing Child Friendly Schools in Integrated Islamic Kindergarten Bintang Kecil Bulu Lor Semarang City Nur Intan Rochmawati
International Conference on Science, Education, and Technology Vol. 7 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Education from an early age is very important, for that it needs to be closely guarded. This age is very potential to get the right stimulation. Holistic stimulation services include education, health, nutrition, care, nurturing, protection and welfare services. The number of kindergartens that provide services to their students in a holistic and integrative way is still low. This is due to the limited funds owned by the institution/TK to fulfill the coverage of HI PAUD. In addition, the socialization of the National Action Plan (RAN) for HI PAUD has not yet reached the lower levels, namely the regions and the community. There are still many agencies that do not understand this, so when TK submits a request for cooperation as a partner, they still get a negative response. This gap needs to be resolved immediately so that the RAN PAUD HI can be realized throughout Indonesia. The purpose of this study was to obtain an overview of the implementation of Integrative Holistic Early Childhood Development in the Integrated Islamic Kindergarten Bintang Kecil Bulu Lor Semarang City. This study uses a qualitative approach, Creswell states qualitative research as a complex picture, examines words, reports detailed from the views of respondents and conducts studies in natural situations. This study uses a descriptive qualitative research method and uses data analysis through the stages of data collection, data presentation and conclusion drawing. Implementation of Integrative Holistic Early Childhood Development in Bintang Kecil Bulu Lor Islamic Kindergarten in Semarang City by providing education, health, nutrition, care, nurturing, protection and welfare packaged in a curriculum that has been adapted to the 2013 PAUD curriculum with a combination of 9 pillars of character education books from the Indonesia Heritage Foundation in honing religious and moral values. The conclusion in this study is that the Integrated Islamic Kindergarten of Bintang Kecil Bulu Lor Semarang City in providing HI PAUD services runs according to the technical and implementation guidelines as stated in Presidential Decree Number 60 of 2013. Semarang City Hall.
Efektifitas Pemanfaatan Barang Bekas Sebagai Media Untuk Mengembangkan Kreativitas Anak Usia 4 – 5 Tahun Haryati, Haryati; Rochmawati, Nur Intan; Iman, Nurul
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol 9, No 2 (2023): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v9i2.8563

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the use of file items as a learning medium to develop the creativity of children aged 4-5 years. This type of research is a quantitative research design Pres Experimentak Desaigns, namely one Shot Case Study. The study sample consisted of 60 children in RA Al Ma'arif Jambu. Data mining techniques with interviews, observations, documentation and tests. Data analysis techniques include normality test, homogeneity, Independent Sample T-Test, Mann-Whitney U Test. The results of the study that the t-count value was 4.783 > tcount 2.093, and the sig value was 0.000 < 0.05 so that it can be concluded that there is a difference in the average results of the post-test percentage results between the experimental class and the control class. The average score of the experimental class using used children's creativity got a score of 92 and in the conventional learning control class got a score of 80.25. Thus, experimental classes with used media can be more effectively used to improve and develop children's creativity in RA Al Ma'arif Jambu.Key Words: Utilization of Used Goods as Media, Creativity for Children Aged 4-5 Years Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan barang berkas sebagai media pembelajaran untuk mengembangkan Kreatifitas Anak Usia 4 - 5 Tahun. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif design Pres Experimentak Desaigns yaitu one Shot Case Study. Sampel penelitian terdari 60 anak di RA Al Ma`arif Jambu. Teknik penggalian data dengan wawancara, observasi, dokumentasi dan tes. Teknik analisis data meliputi uji normalitas, homogenitas, uji Independent Sample T-Test, Uji Mann-Whitney U Test. Hasil penelitian bahwa nilai t-hitung 4,783 > thitung 2,093, dan nilai sig 0,000 < 0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan hasil rata-ratanya hasil prosentase post-test antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Nilai rata rata kelas eksperimen yang menggunakan barang bekas kreativitas anak mendapat nilai sebesar 92 dan pada kelas kontrol pembelajaran menggunakan konvensional mendapat nilai 80,25. dengan demikian maka kelas eksperimen dengan media barang bekas lebih efektif dapat digunakan untuk meningkatkan dan mengembangkan kreatifitas anak di RA Al Ma`arif Jambu.Kata Kunci: Pemanfaatan Barang Bekas Sebagai Media, Kreativitas Anak Usia 4 – 5 Tahun 
Assessing the Success of the Holistic Early Childhood Program in Semarang Merak’s Cluster Wasilaturrohmah, Siti; Rochmawati, Nur Intan
Al Hikmah: Journal of Education Vol 5, No 2 (2024): Al Hikmah: Journal of Education
Publisher : Lembaga Pendidikan Hikmatun Najah Blora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54168/ahje.v5i2.340

Abstract

The Holistic Integrative Early Childhood Development (PAUD HI) program addresses the multidimensional needs of young children, integrating education, health, nutrition, and protection. This study aims to evaluate the implementation and outcomes of the PAUD HI program in the Merak Cluster, West Ungaran District, Semarang Regency. Using a qualitative research approach, data were collected through observations, in-depth interviews, and document analysis involving educators, parents, and institutional stakeholders. The study employed the Miles and Huberman framework for data analysis, focusing on data reduction, display, and conclusion drawing. Triangulation methods ensured the validity and reliability of findings. Results showed high parental engagement, effective health monitoring, and well-implemented nutrition programs, despite challenges in resource availability and educator training. The program successfully integrated multi-stakeholder collaboration to enhance child development. It concludes that the PAUD HI program serves as a replicable model for holistic early childhood education, with actionable insights for future policy and program improvement.
Analisis Manajemen Capaian Pemenuhan Layanan Perlindungan dan Kesejahteraan Program Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif di PAUD Tabelcan Rochmawati, Nur Intan; Pudjaningsih, Wiwik; Kusumaningtyas, Nila
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i1.3197

Abstract

Penelitian ini menganalisis manajemen capaian layanan perlindungan dan kesejahteraan dalam program PAUD Holistik Integratif (PAUD HI) di PAUD Taman Belia Candi (Tabelcan), berdasarkan Peraturan Presiden No. 60 Tahun 2013. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif digunakan untuk mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, yang dianalisis dengan reduksi, penyajian, dan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen layanan di PAUD Tabelcan berjalan sesuai fungsi manajemen: perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Kepala sekolah bersama guru menyusun dan mengorganisasi program, dengan pengawasan berbasis pelaporan. Program layanan meliputi pendidikan kesehatan, parenting class, PHBS, PMTAS, serta pengelolaan lingkungan sekolah sehat dan manajemen UKS. Kesimpulannya, manajemen layanan perlindungan dan kesejahteraan di PAUD Tabelcan sesuai dengan petunjuk teknis program PAUD HI.