This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknik
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Kerapuhan Seismik Gedung Fakultas Teknik UNJANI Menggunakan Metode HAZUS Isda, Raiyyan Rahmi; Laode Azan Muzahab; Akmal Maulana; Desi Gumelarsari; Isma Nurul Rohmah; Syachril Saputra Roswandi; Prima Sukma Yuana
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 25 No 1 (2026): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55893/jt.vol25no1.834

Abstract

Evaluasi kerapuhan seismik pada bangunan pendidikan menjadi penting karena Indonesia memiliki tingkat kegempaan yang tinggi. Evaluasi juga diperlukan untuk mendukung mitigasi risiko dan keberlanjutan fungsi bangunan pascagempa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kerapuhan seismik Gedung Fakultas Teknik UNJANI sebagai bangunan pendidikan melalui integrasi analisis statik nonlinier pushover dan Metode HAZUS. Dengan bantuan perangkat lunak berbasis elemen hingga, bangunan dimodelkan tiga dimensi hingga memperoleh output berupa kurva kapasitas, performance point, dan perpindahan spektral. Kemudian dengan Metode HAZUS diperoleh tingkat kerusakan bangunan (damage states): slight, moderate, extensive, dan complete. Hasil analisis menunjukkan bahwa gedung termasuk tipe struktur rangka beton bertulang tingkat menengah (C1M) dengan level seismisitas tinggi. Kinerja struktur berada pada level Immediate Occupancy baik pada arah X maupun Y, yang menunjukkan bahwa struktur masih memiliki kapasitas yang baik setelah menerima beban gempa rencana. Probabilitas kerusakan untuk arah X adalah 0,0% complete, 10,0% extensive, 99,6% moderate, dan 100,0% slight, sedangkan untuk arah Y adalah 0,0% complete, 16,0% extensive, 99,9% moderate, dan 100,0% slight. Dengan demikian, kerusakan dominan berada pada kategori ringan (slight) hingga sedang (moderate). Penelitian selanjutnya disarankan mempertimbangkan analisis dinamik untuk memperkuat validasi hasil.