Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Checklist Preventif untuk Menekan Klaim Pending Rawat Jalan di Rumah Sakit X Delsa Dezolla; Intan Kamala Aisyiah; Raihannah Putri; Naela Cahaya Putri; Romzi Yadi; Habib Alifri
ABHIPRAYA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan dan Sains Vol 3 No 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/abhipraya.v3i2.29006

Abstract

Klaim pending BPJS Kesehatan di Rumah Sakit X masih cukup tinggi pada pelayanan rawat jalan, yaitu 13,3%–15,8% dalam tiga bulan pengamatan dengan rata-rata 14,6%. Kondisi ini berkaitan dengan tingginya volume kunjungan rawat jalan, ketidaklengkapan dokumen pendukung, variasi ketelitian petugas, belum adanya standar pemeriksaan rinci antarunit, serta keterbatasan sistem validasi otomatis. Checklist administrasi yang digunakan sebelumnya hanya berfokus pada identitas dan data layanan pasien sehingga belum berfungsi sebagai alat kontrol preventif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendampingi penyusunan checklist administrasi klaim BPJS rawat jalan yang lebih rinci, mudah digunakan, dan sesuai dengan kebutuhan unit pelayanan. Pengabdian masyarakat dilaksanakan di unit casemix dan administrasi rawat jalan Rumah Sakit X selama dua minggu (2–16 Februari 2026). Subjek kegiatan terdiri atas 7 orang petugas, yaitu 2 petugas casemix dan 5 petugas administrasi rawat jalan yang terlibat dalam pemeriksaan dan pengajuan klaim BPJS. Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan, pelatihan partisipatif, dan pendampingan teknis. Tahap awal berupa analisis kelengkapan berkas klaim untuk mengidentifikasi dokumen yang sering tidak lengkap, seperti surat kontrol, buku KIA, hasil laboratorium, hasil radiologi, dan dokumen penunjang lainnya. Tahap berikutnya meliputi penyuluhan mengenai alur klaim BPJS, pelatihan pemeriksaan berkas menggunakan contoh kasus, penyusunan draft checklist bersama petugas, serta uji coba checklist pada berkas klaim rawat jalan. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa penyebab utama klaim pending adalah ketidaklengkapan dokumen penunjang, ketidaksesuaian diagnosis dan tindakan, serta kekurangan autentikasi dokter. Melalui pendampingan, dihasilkan satu format checklist preventif yang memuat enam item verifikasi utama, yaitu surat rujukan, surat kontrol atau lembar konsultasi, buku KIA, hasil laboratorium, hasil radiologi, dan dokumen penunjang lain sesuai kasus. Hasil uji coba menunjukkan checklist membantu petugas mengidentifikasi kekurangan dokumen sebelum berkas dikirim ke unit casemix. Secara kualitatif, checklist dinilai praktis dan membantu meningkatkan ketertiban pemeriksaan dokumen. Checklist preventif ini berpotensi menekan angka klaim pending melalui pencegahan ketidaklengkapan dokumen sejak tahap awal.
Keputusan Kunjungan Ulang Pasien Rawat Jalan Ditinjau dari Marketing Mix 5P pada Poliklinik Eksekutif Rumah Sakit Umum Rujukan Regional Delsa Dezolla
JURNAL TERAS KESEHATAN Vol 9 No 2 (2026): Jurnal Teras Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Politeknik Al Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38215/zs5bm185

Abstract

A patient's decision to make a return visit serves as an indicator of the success of a hospital's marketing strategy. The application of the marketing mix shapes patients' perceptions of the services received and influences their decisions regarding the continued use of healthcare services. This study aimed to examine the relationship between the "5P" marketing mix dimensions—product, place, price, promotion, and people—and the decision of outpatients to make return visits to the Executive Polyclinic of a Regional Referral General Hospital. A quantitative approach with a cross-sectional study design was employed. The sample consisted of 108 respondents selected via systematic random sampling, and data were analyzed using the chi-square test. The results indicated that the product, place, and promotion dimensions were associated with patients' decisions to return, whereas the price and people dimensions did not show a significant relationship. Among all marketing mix dimensions, promotion was the most dominant factor influencing the decision to return. The study concludes that optimizing promotion, improving service quality, and ensuring ease of access should be prioritized in the hospital's marketing strategy to encourage return visits by patients at the Executive Polyclinic of the Regional Referral General Hospital.