Delmondo Gilang Nugraha
Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERHASILAN PENGELOLAAN PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT (PKBM) PIONEER DI KECAMATAN JATEN KABUPATEN KARANGANYAR Delmondo Gilang Nugraha
JURNAL ILMIAH TUT WURI HANDAYANI Vol 15 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/twh.v15i2.22842

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan: (1) Bagaimana pengelolaan di lembaga PKBM Pioneer, (2) Apa saja faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi pengelolaan di lembaga PKBM Pioneer, (3) Bagaimana tingkat keberhasilan pelaksanaan program berdasarkan pengelolaan di lembaga PKBM Pioneer. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian ini adalah pengelola, tutor, warga belajar, dan masyarakat sekitar PKBM Pioneer. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti merupakan instrumen utama dalam melakukan penelitian yang dibantu oleh pedoman observasi, pedoman wawancara, dan pedoman dokumentasi. Teknik yang digunakan dalam analisis data adalah display data, reduksi data, dan pengambilan kesimpulan. Trianggulasi yang digunakan untuk menjelaskan keabsahan data dengan menggunakan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pengelolaan PKBM Pioneer dilakukan melalui beberapa tahap yaitu perencanaan dengan musyawarah mufakat dan membagi program menjadi pokok serta penunjang, pengorganisasian dilakukan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi, penggerakan menggunakan pendekatan kesejawatan dan produktivitas, pembinaan dilakukan oleh Dinas Pendidikan dengan monitoring dan evaluasi sedangkan di internal PKBM Pioneer lebih bersifat luwes, evaluasi menggunakan instrument dari dinas terkait. (2) Faktor pendukung yang mempengaruhi dalam pengelolaan PKBM Pioneer yaitu: (a) Dukungan dari Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Karanganyar, (b) Dukungan dari masyarakat sekitar, (c) Popularitas lembaga, (d) Kepercayaan lembaga mitra, (e) Komitmen Pengelola, (f) Fasilitas yang memadai, (g) Motivasi belajar yang tinggi, (h) Adanya program pengembangan unit usaha sebagai bentuk lapangan pekerjaan bagi warga belajar dan (i) Keikutsertaan pengelola dalam diklat dan workshop. Sedangkan yang menjadi Faktor penghambat adalah pendanaan dan konsep belajar warga belajar tentang pendidikan sepanjang hayat masih kurang. (3) Keberhasilan pengelolaan antara lain: (a) partisipasi masyarakat yang terlibat relatif tinggi, (b) program bermanfaat bagi masyarakat, (c) mutu dan relevansi program terhadap kebutuhan masyarakat, (d) terciptanya kemandirian dan keberlanjutan lembaga.