Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS EFISIENSI PROSES KEGIATAN BONGKAR MUAT PADA KAPAL MT. EDRICKO 11 Muh. Basrun Adam; Prolin Tarigan Sibero; Bachri
E-Mabis: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Vol. 27 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/e-mabis.v27i1.1589

Abstract

Loading and unloading activities are a crucial aspect of tanker ship operations that significantly affect logistics flow, sailing schedules, and operational costs. In practice, delays in the loading and unloading process still frequently occur, leading to losses such as increased demurrage costs, idle time, and disruption of subsequent sailing schedules. This issue is also experienced on board MT. Edricko 11, making it necessary to analyze the factors causing delays, the implementation procedures, and the obstacles encountered during asphalt cargo operations. This study aims to identify the factors causing delays, examine the loading and unloading procedures, and analyze the obstacles encountered during asphalt cargo operations on MT. Edricko 11. The method used is descriptive qualitative, with data collected through direct observation and interviews with three key informants, namely the Chief Officer, the Third Officer, and an Able Seaman, during the author's sea practice period. The results show that delays are influenced by suboptimal condition of cargo handling equipment, the lengthy heating process required for asphalt cargo, fluctuations in pump pressure, coordination with terminal parties that has not been optimal, as well as environmental factors and limited human resources. The loading and unloading procedures have been carried out systematically in accordance with company operational standards, although technical and non-technical obstacles affecting time efficiency remain. Therefore, improvements in equipment readiness, cargo temperature control, operational coordination, and supervision are needed to enhance the efficiency of loading and unloading activities on MT. Edricko 11. Keywords: Loading and Unloading, Operational Efficiency, Tanker Ship, MT. Edricko 11
ANALISIS IMPLEMENTASI MARPOL ANNEX V DALAM PENANGANAN SAMPAH DI ATAS MV. SAO PEARL Muhammad Putra Husain Saleh; Prolin Tarigan Sibero; Muhammad Hidayat
E-Mabis: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Vol. 27 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/e-mabis.v27i1.1594

Abstract

Sampah yang dihasilkan dari aktivitas operasional kapal berpotensi mencemari lingkungan laut apabila tidak dikelola sesuai dengan ketentuan MARPOL 73/78 Annex V. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi MARPOL Annex V dalam penanganan sampah di atas MV. SAO PEARL, mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi dalam penerapannya, serta mengetahui dan mengevaluasi upaya-upaya yang dilakukan guna meningkatkan kepatuhan awak kapal. Penelitian dilaksanakan dengan metode deskriptif kualitatif selama masa Praktek Laut penulis di atas MV. SAO PEARL pada periode Agustus 2024 hingga Agustus 2025. Data diperoleh melalui observasi menggunakan lembar checklist, wawancara semi-terstruktur dengan Captain, Chief Officer, Bosun, dan Chief Cook, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Annex V pada tahap pengumpulan, pemilahan, penyimpanan, pengolahan, dan pembuangan sampah secara umum telah berjalan sesuai prosedur, ditandai dengan tersedianya wadah sampah berlabel, garbage store dengan kapasitas memadai, peralatan pengolahan seperti compactor, incinerator, dan shredder, serta pencatatan rutin pada Garbage Record Book. Namun demikian, masih ditemukan kendala berupa keterbatasan kapasitas penyimpanan pada pelayaran jarak jauh, ketidakkonsistenan pemilahan sampah oleh sebagian awak kapal, dan terbatasnya fasilitas penerimaan limbah di sejumlah pelabuhan. Upaya peningkatan kepatuhan dilakukan melalui safety meeting, briefing rutin, pengawasan oleh perwira, serta pemasangan placard MARPOL Annex V di area-area strategis kapal. Kata Kunci: Implementasi, Penanganan Sampah, MARPOL Annex V, MV. SAO PEARL.
ANALISIS STRATEGI PENCEGAHAN TERJADINYA CARGO LOSS PADA MT. BERKAT ANUGERAH 03 Muhammad Abrar Muis; Prolin Tarigan Sibero; Bachri
E-Mabis: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Vol. 27 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/e-mabis.v27i1.1622

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya selisih muatan Biosolar B40 pada MT. Berkat Anugerah 03. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui triangulasi yang meliputi observasi partisipatif saat operasi kargo di Ambon dan Tulehu, wawancara mendalam dengan nakhoda dan perwira dek, serta studi dokumentasi terhadap Ullage Report dan Cargo Calculation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cargo loss yang terjadi pada MT. Berkat Anugerah 03 didominasi oleh Apparent Loss (kerugian semu) akibat ketidakakuratan prosedur sounding. Faktor penyebab utama meliputi pengabaian waktu stabilisasi muatan (settling time) pasca-blending, malfungsi alat ukur flow meter yang tidak terkalibrasi, serta kelalaian kru dalam menerapkan tabel koreksi trim dan list kapal. Selain itu, ditemukan rendahnya familiarisasi kru terhadap pedoman ISGOTT. Langkah strategis yang direkomendasikan adalah formalisasi prosedur settling time minimal 30 menit sebelum pengukuran final, modernisasi alat ukur menggunakan UTI (Ullage Temperature Interface) Tape, serta peningkatan kedisiplinan kru dalam pengisian Pre-Transfer Checklist dan pelaksanaan kalibrasi instrumen secara berkala sesuai standar internasional. Kata Kunci: apparent loss, biodiesel b40, isgott, kehilangan muatan, ullage
OPTIMALISASI PENCEGAHAN TUBRUKAN DI ALUR PELAYARAN SEMPIT DI MT. AEROSEA CATALINA Yusran Ababil; Prolin Tarigan Sibero; Firnayanti
E-Mabis: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Vol. 27 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/e-mabis.v27i1.1626

Abstract

Navigasi pada alur pelayaran sempit menuntut kewaspadaan situasional yang tinggi serta koordinasi yang selaras antara awak kapal dan pandu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi olah gerak kapal MT Aerosea Catalina dalam mencegah tubrukan pada alur sempit dan berkepadatan tinggi di Sungai Barito, Banjarmasin. Dengan menerapkan metode deskriptif kualitatif berbasis praktik, data dihimpun melalui observasi langsung di anjungan selama dinas jaga navigasi, wawancara terstruktur dengan Nakhoda dan pandu, serta analisis dokumentasi instrumen anjungan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kejadian nyaris tubrukan (near-miss) yang terjadi pada tanggal 2 Oktober 2024 utamanya dipicu oleh perbedaan penilaian situasi serta putusnya komunikasi antara pandu dan Nakhoda pada saat manuver menyalip yang kritis. Kendala lingkungan, seperti arus melintang yang kuat dan lebar alur yang terbatas, semakin memperberat risiko navigasi dengan menimbulkan sudut hanyut (drift angle) yang signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi pencegahan tubrukan pada alur sempit memerlukan kepatuhan yang ketat terhadap COLREGs (khususnya Aturan 6 dan 9), verifikasi silang yang cermat terhadap data instrumen (AIS, Radar, dan ECDIS), serta penerapan aktif prinsip Bridge Resource Management (BRM), khususnya prosedur “challenge and response”. Kata Kunci: bridge resource management (brm), colregs, olah gerak kapal, pencegahan tubrukan, alur sempit
ANALISIS KESIAPAN SARANA BONGKAR MUAT DI MT. RATU RENGGANIS Muhammad Ashari Ahmad; Prolin Tarigan Sibero; Bachri
E-Mabis: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Vol. 27 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/e-mabis.v27i1.1634

Abstract

Kesiapan sarana bongkar muat merupakan faktor krusial dalam menjamin efisiensi dan keselamatan operasional kapal tanker. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesiapan sarana serta mengidentifikasi faktor penyebab ketidaksiapan operasional di MT. Ratu Rengganis. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan adanya kendala signifikan pada bulan Oktober 2024 di Pelabuhan FT Tual berupa kebocoran sambungan pipa muatan dan kemacetan valve pada common line. Analisis teknis mengungkapkan bahwa kebocoran disebabkan oleh degradasi komponen gasket dan flange, sedangkan kemacetan valve dipicu oleh akumulasi residu muatan yang tidak ter-flush sempurna. Faktor utama penyebab ketidaksiapan ini meliputi pelaksanaan Planned Maintenance System (PMS) yang tidak konsisten, pemeriksaan pra-operasi yang hanya bersifat visual tanpa pengujian fungsi (functional test), serta tekanan waktu jadwal pelayaran yang ketat. Penelitian ini merekomendasikan penguatan prosedur checklist pra-operasi sesuai standar ISGOTT, digitalisasi logbook perawatan, dan peningkatan frekuensi perawatan preventif pada komponen kritis. Optimalisasi kesiapan sarana terbukti signifikan dalam mengurangi keterlambatan laytime dan mencegah risiko pencemaran laut sesuai standar MARPOL. Kata Kunci: Kesiapan Sarana, Bongkar Muat, Planned Maintenance System, ISGOTT.