Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

OPERASIONAL PERSIAPAN BONGKAR MUAT PADA MT. KIRANA NAWA Muhammad Taufik Mu’min; Nurwahidah; Muhammad Hidayat
E-Mabis: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Vol. 27 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/e-mabis.v27i1.1624

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kesiapan sistem dan peralatan dalam proses bongkar muat pada kapal tanker guna menjamin efisiensi operasional dan keselamatan kerja. Berdasarkan pengalaman praktik laut di MT. Kirana Nawa, ditemukan kendala saat bongkar muatan vacuum residu, yakni penurunan tekanan pompa kargo yang mengakibatkan menurunnya pumping rate serta keterlambatan proses bongkar muat sekitar empat jam dari waktu normal. Kondisi ini menunjukkan perlunya peningkatan dalam operasional bongkar muat, terutama pada sistem pompa kargo, tekanan gas inert, serta kesiapan awak kapal dalam melaksanakan prosedur operasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan langsung selama praktik laut, wawancara mendalam dengan Chief Officer serta seluruh awak kapal, dan dokumentasi menggunakan checklist operasional serta logbook. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, serta penarikan kesimpulan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kesiapan bongkar muat di MT. Kirana Nawa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses bongkar muat belum berjalan optimal akibat menurunnya tekanan pompa kargo, yang berdampak pada penurunan pumping rate serta keterlambatan waktu penyelesaian. Permasalahan tersebut dipengaruhi oleh kurangnya perawatan berkala pompa kargo, kurangnya koordinasi antar kru, serta belum maksimalnya penerapan SOP sebelum kegiatan bongkar muat. Diperlukan peningkatan perawatan pompa kargo secara rutin, pemeriksaan tekanan gas inert sebelum operasi, pelaksanaan toolbox meeting, pelatihan awak kapal, serta penguatan koordinasi agar proses bongkar muat berjalan lebih efisien, aman, dan sesuai jadwal. Kata Kunci: bongkar muat, efisiensi operasional, gas inert, pompa kargo