Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Transformasi Digital dan Sustainable Marketing: Strategi Adaptasi UMKM Pantai Legian Hadapi Persaingan I Kadek Ageng Sanjaya; Nyoman Sri Manik Parasari
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.4691

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan preferensi wisatawan yang memengaruhi keberlanjutan UMKM Pantai Legian serta merumuskan strategi adaptasi melalui transformasi digital dan sustainable marketing. Persaingan dengan Canggu sebagai destinasi gaya hidup baru telah mengurangi daya tarik Legian bagi wisatawan muda, sementara UMKM setempat tetap bertahan melalui segmen keluarga, wisatawan lansia, dan pelanggan berulang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-analitis dan fenomenologi. Data dikumpulkan selama tiga bulan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, serta dokumentasi terhadap delapan informan yang terdiri atas pengelola pantai, pelaku UMKM, dan wisatawan di Legian dan Canggu. Analisis dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, disertai triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama UMKM Legian terletak pada suasana tenang, keramahan, kebersihan pantai, dan hubungan emosional dengan wisatawan repeater. Transformasi digital yang sesuai bukan sekadar mengejar viralitas, tetapi mengoptimalkan Google Maps dan ulasan daring untuk membangun visibilitas serta kepercayaan, kemudian memanfaatkan Facebook dan WhatsApp untuk relationship marketing personal. Strategi adaptasi yang direkomendasikan mencakup penguatan reputasi digital, segmentasi konten sesuai karakter wisatawan, promosi identitas “Clean and Serene Legian”, serta kolaborasi antara UMKM dan pengelola kawasan. Temuan ini menegaskan bahwa digitalisasi yang terarah dapat menjaga identitas Legian sekaligus memperkuat daya saing dan keberlanjutan ekonomi UMKM.