Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Implementasi Enterprise Resource Planning (ERP) terhadap Kinerja Organisasi Rosalinda E Pattinasarany; Stevanny Lessil; Julia Bekubun; Diana Lumapuy; Indar Mulihatu
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.5592

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong organisasi mengintegrasikan berbagai fungsi bisnis untuk meningkatkan efisiensi, kualitas informasi, dan daya saing. Salah satu sistem yang banyak digunakan untuk mendukung integrasi tersebut adalah Enterprise Resource Planning (ERP). Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep dan karakteristik ERP, tahapan implementasi, faktor keberhasilan, serta pengaruhnya terhadap kinerja organisasi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi kepustakaan yang diperkuat dengan studi kasus. Data sekunder diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, laporan perusahaan, publikasi resmi, dan dokumen yang relevan, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, perbandingan temuan, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi ERP memberikan dampak positif terhadap kinerja organisasi melalui integrasi data, standardisasi proses, otomatisasi pekerjaan, dan penyediaan informasi secara waktu nyata. Dampak tersebut terlihat pada peningkatan efisiensi operasional, kualitas informasi dan pengambilan keputusan manajerial, pengendalian keuangan, produktivitas sumber daya manusia, serta kualitas pelayanan pelanggan. ERP juga membantu mengurangi duplikasi pekerjaan, kesalahan pencatatan, keterlambatan laporan, dan kesulitan koordinasi antarunit. Meskipun demikian, keberhasilan implementasi tidak hanya ditentukan oleh perangkat lunak, tetapi juga oleh komitmen manajemen puncak, kesiapan infrastruktur, kualitas data, kompetensi pengguna, perencanaan proyek, pelatihan, dan manajemen perubahan. Dengan demikian, ERP dapat menjadi sistem strategis untuk meningkatkan kinerja organisasi apabila implementasinya diselaraskan dengan kebutuhan proses bisnis, tujuan organisasi, dan kesiapan sumber daya secara berkelanjutan.
Pelatihan Pemanfaatan Teknologi untuk Bisnis sebagai Inovasi Baru pada UMKM di Negeri Ihamahu Jusua Lesnussa; Julius Kwartus Tunjanan; Stevanny Lessil; Susi Susanti Onoly; Vissi Marcello Teterisa; Shierly Titioka; Falentina Folatfindu; Fensia Analda Souhoka
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8904

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama di wilayah pedesaan dan daerah terpencil. Namun demikian, perkembangan era digital menuntut pelaku UMKM untuk mampu beradaptasi dengan penggunaan teknologi dalam kegiatan bisnis agar dapat meningkatkan daya saing usaha. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM di Negeri Ihamahu dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai inovasi bisnis melalui kegiatan pelatihan berbasis praktik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi partisipatif, wawancara, dokumentasi, dan praktik langsung penggunaan media digital. Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 26 April 2026 dengan melibatkan 12 peserta yang terdiri atas 11 pelaku UMKM dan 1 perwakilan IKM Noraito. Materi yang diberikan meliputi pengenalan teknologi digital, strategi digital marketing, penggunaan media sosial sebagai sarana promosi, serta praktik penggunaan marketplace Facebook untuk pemasaran produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi digital peserta, khususnya dalam kemampuan membuat akun marketplace, mengunggah produk, menyusun deskripsi produk, dan memanfaatkan media sosial sebagai media pemasaran. Pendekatan pelatihan berbasis praktik terbukti efektif karena peserta dapat langsung menerapkan materi sesuai dengan kebutuhan usaha mereka. Meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan jaringan internet, perangkat elektronik, dan kemampuan awal peserta yang beragam, kegiatan ini tetap mampu meningkatkan kesiapan pelaku UMKM dalam menghadapi persaingan bisnis di era digital. Dengan demikian, pelatihan pemanfaatan teknologi dapat menjadi salah satu strategi pemberdayaan masyarakat dalam mendukung pengembangan UMKM secara berkelanjutan.