Perkembangan teknologi informasi mendorong organisasi mengintegrasikan berbagai fungsi bisnis untuk meningkatkan efisiensi, kualitas informasi, dan daya saing. Salah satu sistem yang banyak digunakan untuk mendukung integrasi tersebut adalah Enterprise Resource Planning (ERP). Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep dan karakteristik ERP, tahapan implementasi, faktor keberhasilan, serta pengaruhnya terhadap kinerja organisasi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi kepustakaan yang diperkuat dengan studi kasus. Data sekunder diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, laporan perusahaan, publikasi resmi, dan dokumen yang relevan, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, perbandingan temuan, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi ERP memberikan dampak positif terhadap kinerja organisasi melalui integrasi data, standardisasi proses, otomatisasi pekerjaan, dan penyediaan informasi secara waktu nyata. Dampak tersebut terlihat pada peningkatan efisiensi operasional, kualitas informasi dan pengambilan keputusan manajerial, pengendalian keuangan, produktivitas sumber daya manusia, serta kualitas pelayanan pelanggan. ERP juga membantu mengurangi duplikasi pekerjaan, kesalahan pencatatan, keterlambatan laporan, dan kesulitan koordinasi antarunit. Meskipun demikian, keberhasilan implementasi tidak hanya ditentukan oleh perangkat lunak, tetapi juga oleh komitmen manajemen puncak, kesiapan infrastruktur, kualitas data, kompetensi pengguna, perencanaan proyek, pelatihan, dan manajemen perubahan. Dengan demikian, ERP dapat menjadi sistem strategis untuk meningkatkan kinerja organisasi apabila implementasinya diselaraskan dengan kebutuhan proses bisnis, tujuan organisasi, dan kesiapan sumber daya secara berkelanjutan.