Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Sikap Keuangan dan Literasi Keuangan terhadap Kepuasan Keuangan dengan Gender sebagai Moderasi (Studi Kasus pada Mahasiswa Universitas Sari Mulia) Firda Shabrina Helmalia; Nurhayati Nurhayati; Analisa Analisa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.6497

Abstract

Kepuasan keuangan merupakan salah satu indikator penting kesejahteraan finansial mahasiswa yang dipengaruhi oleh cara individu memahami, menyikapi, dan mengelola sumber daya keuangan. Dalam praktiknya, mahasiswa masih menghadapi berbagai kendala, seperti ketergantungan pada orang tua, kecenderungan konsumtif, rendahnya kebiasaan menabung, serta belum optimalnya penerapan pengetahuan keuangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh sikap keuangan dan literasi keuangan terhadap kepuasan keuangan mahasiswa, baik secara parsial maupun simultan, serta menguji peran gender sebagai variabel moderasi pada hubungan antara literasi keuangan dan kepuasan keuangan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei melalui penyebaran kuesioner. Sampel terdiri atas 95 mahasiswa aktif Universitas Sari Mulia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan keuangan, sedangkan literasi keuangan tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Secara simultan, sikap keuangan dan literasi keuangan berpengaruh signifikan serta mampu menjelaskan 41% variasi kepuasan keuangan mahasiswa. Pada model awal MRA, literasi keuangan menunjukkan pengaruh signifikan, tetapi interaksi literasi keuangan dan gender tidak signifikan. Dengan demikian, gender tidak memperkuat maupun memperlemah hubungan antara literasi keuangan dan kepuasan keuangan. Penelitian menegaskan bahwa pembentukan sikap keuangan yang positif dan penerapan pengetahuan keuangan secara nyata lebih penting dalam meningkatkan kepuasan keuangan mahasiswa.