Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh financial knowledge dan spiritual intelligence terhadap perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa. Pengelolaan keuangan yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kesejahteraan individu, khususnya bagi mahasiswa yang mulai menghadapi berbagai kebutuhan dan tanggung jawab finansial. Dalam konteks tersebut, pengetahuan keuangan dan kecerdasan spiritual dipandang sebagai faktor yang dapat memengaruhi cara seseorang mengelola keuangannya. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menguji sejauh mana kedua variabel tersebut berkontribusi terhadap perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada responden. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa aktif Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Sebelum digunakan dalam penelitian, instrumen penelitian terlebih dahulu diuji validitas dan reliabilitasnya untuk memastikan kualitas data yang diperoleh. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial financial knowledge memperoleh nilai t-hitung sebesar 1,202 lebih kecil dari t-tabel 1,661 dengan nilai signifikansi 0,233 lebih besar dari 0,05, sehingga tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan. Sebaliknya, spiritual intelligence memperoleh nilai t-hitung sebesar 5,303 lebih besar dari t-tabel 1,661 dengan nilai signifikansi 0,000 lebih kecil dari 0,05, sehingga berpengaruh signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan. Selain itu, hasil uji beda menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan tingkat spiritual intelligence berdasarkan jenis kelamin, dengan nilai signifikansi sebesar 0,129 lebih besar dari 0,05 pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis