Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PengaruhTransformasi Digital terhadap Kinerja Usaha melalui Keunggulan Bersaing pada Pelaku UMKM di Kota Tebing Tinggi Vera Anyda; Ryan Dharmawan Siahaan; Rusmewahni Rusmewahni; Indra Welly Arifin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9268

Abstract

Transformasi digital menjadi salah satu strategi penting bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam meningkatkan daya saing dan kinerja usaha di era perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh transformasi digital terhadap kinerja usaha melalui keunggulan bersaing pada pelaku UMKM di Kota Tebing Tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan paradigma positivisme. Penelitian dilaksanakan di Kota Tebing Tinggi pada periode Desember 2025 hingga April 2026. Populasi penelitian terdiri atas seluruh pelaku UMKM yang terdaftar sebagai wajib pajak daerah pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Tebing Tinggi. Jumlah sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin dan diperoleh sebanyak 90 responden dengan teknik purposive sampling. Responden penelitian merupakan pelaku usaha yang telah menerapkan digitalisasi dalam pemasaran produk maupun pencatatan laporan keuangan selama minimal satu tahun. Data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Tahapan analisis meliputi pengujian outer model, inner model, uji hipotesis, dan pengujian pengaruh tidak langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap keunggulan bersaing serta kinerja usaha UMKM. Namun, keunggulan bersaing tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja usaha dan tidak mampu memediasi pengaruh transformasi digital terhadap kinerja usaha. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja usaha UMKM lebih banyak dipengaruhi secara langsung oleh penerapan transformasi digital. Oleh karena itu, adopsi teknologi digital perlu terus ditingkatkan untuk mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan usaha UMKM.
Pengaruh Beban Kerja terhadap Kinerja Perawat Rumah Sakit Bhayangkara Tebing Tinggi melalui Kepuasan Kerja Zulfikar Zulfikar; Abdul Karim Fauji Damanik; Dedy Dwi Arseto; Indra Welly Arifin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9269

Abstract

Kinerja perawat merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit. Tingginya tuntutan pekerjaan yang dihadapi perawat berpotensi memengaruhi kepuasan kerja dan kinerja dalam memberikan pelayanan kepada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beban kerja terhadap kinerja perawat melalui kepuasan kerja pada Rumah Sakit Bhayangkara Tebing Tinggi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan asosiatif. Populasi penelitian adalah seluruh perawat yang bekerja di Rumah Sakit Bhayangkara Tebing Tinggi dengan jumlah sampel sebanyak 54 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) dengan pendekatan Partial Least Square (PLS) untuk menguji hubungan antarvariabel secara langsung maupun tidak langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja perawat. Beban kerja yang tinggi, seperti banyaknya target pekerjaan, tekanan kerja, serta kelelahan fisik dan mental, terbukti memengaruhi tingkat kepuasan kerja perawat. Selain itu, beban kerja juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja perawat, yang menunjukkan bahwa tuntutan pekerjaan dapat memengaruhi kemampuan perawat dalam melaksanakan tugas dan memberikan pelayanan kepada pasien. Namun, kepuasan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja perawat. Temuan ini mengindikasikan bahwa perawat tetap mampu mempertahankan kinerja yang baik meskipun tingkat kepuasan kerja yang dirasakan belum optimal. Selanjutnya, kepuasan kerja tidak mampu memediasi pengaruh beban kerja terhadap kinerja perawat. Hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya pengelolaan beban kerja secara efektif guna menjaga kualitas pelayanan kesehatan dan meningkatkan kinerja perawat di lingkungan rumah sakit.