Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Implementasi Incident Management pada Layanan TI Menggunakan Framework ITIL V4: Systematic Literature Review Mukhlis Febriady; Aspirani Utari; Fatihani Nurqolbiah; M. Krisna Yudha; Agung Prayoga; Eriene Dheanda Absharina
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9482

Abstract

Implementasi Incident Management pada layanan Teknologi Informasi (TI) menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas dan keberlangsungan layanan organisasi. Framework ITIL V4 digunakan sebagai pedoman dalam pengelolaan layanan TI karena mampu menyediakan praktik terbaik dalam proses penanganan insiden secara terstruktur dan sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Incident Management pada layanan TI menggunakan framework ITIL V4 melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Metode penelitian yang digunakan mengacu pada tahapan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) yang meliputi proses identifikasi, penyaringan, penilaian kelayakan, dan inklusi artikel penelitian. Proses pencarian literatur dilakukan melalui database Google Scholar, IEEE Xplore, dan ScienceDirect dengan rentang publikasi tahun 2020–2026. Berdasarkan hasil seleksi literatur, diperoleh 15 artikel yang memenuhi kriteria inklusi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Incident Management berbasis ITIL V4 mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan layanan TI, mempercepat proses penyelesaian insiden, meningkatkan kualitas layanan, serta mendukung pencapaian Service Level Agreement (SLA). Namun demikian, implementasi Incident Management masih menghadapi beberapa tantangan, seperti keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya dokumentasi layanan, dan belum optimalnya integrasi sistem ticketing. Selain itu, perkembangan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), automation, dan AIOps memberikan peluang dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan insiden layanan TI secara otomatis dan adaptif.
Analisis Infrastruktur Teknologi Informasi dalam Mendukung Efektivitas Sistem Distribusi dan Pengelolaan Persediaan pada PT Indomarco Prismatama Tbk Palembang Khairul Amin Awari; M. Krisna Yudha; Monica Angelina; Fenny Purwani
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.10442

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong perusahaan ritel untuk meningkatkan efektivitas sistem distribusi dan pengelolaan persediaan melalui pemanfaatan infrastruktur teknologi informasi yang terintegrasi. PT Indomarco Prismatama Tbk Palembang sebagai salah satu pusat distribusi (Distribution Center) Indomaret memanfaatkan berbagai komponen teknologi informasi untuk mendukung aktivitas operasionalnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis infrastruktur teknologi informasi yang digunakan pada Unit Distribution Center (DC) dan Inventory Control PT Indomarco Prismatama Tbk Palembang dalam mendukung efektivitas sistem distribusi dan pengelolaan persediaan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, studi dokumentasi, dan wawancara tidak terstruktur. Analisis data dilakukan menggunakan metode SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) serta pemetaan proses bisnis menggunakan Business Process Model and Notation (BPMN). Hasil penelitian menunjukkan bahwa infrastruktur teknologi informasi yang terdiri atas perangkat keras, perangkat lunak, jaringan komputer, basis data, dan sumber daya manusia telah mendukung proses distribusi dan pengelolaan persediaan secara efektif. Sistem inventory yang terintegrasi dengan database memungkinkan pembaruan data stok secara real-time, meningkatkan akurasi informasi, dan mempercepat proses distribusi barang. Namun, masih terdapat beberapa kelemahan berupa ketergantungan yang tinggi terhadap server dan jaringan komputer serta belum optimalnya sistem monitoring infrastruktur. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pemeliharaan infrastruktur, penguatan keamanan data, serta pengembangan sistem monitoring untuk meningkatkan keandalan sistem dalam mendukung operasional perusahaan.