Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Economic Value Added (EVA) dan Market Value Added (MVA) terhadap Return Saham Tahunan Ahmad Syams Nurwahdah Choeri; Tia Yuliawati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9563

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Economic Value Added (EVA) dan Market Value Added (MVA) terhadap return saham tahunan pada perusahaan sektor otomotif dan komponen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2025. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penggunaan indikator kinerja berbasis nilai dalam menilai kemampuan perusahaan menciptakan kesejahteraan bagi pemegang saham. Di samping itu, hasil penelitian terdahulu mengenai pengaruh EVA dan MVA terhadap return saham masih menunjukkan temuan yang beragam, sehingga diperlukan pengujian lebih lanjut pada sektor otomotif dan komponen yang memiliki karakteristik serta dinamika pasar yang berbeda dibandingkan sektor lainnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh 8 perusahaan yang memenuhi kriteria dengan total 40 data observasi. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang berasal dari laporan keuangan tahunan dan data harga saham perusahaan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS melalui tahapan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji t, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Economic Value Added (EVA) berpengaruh positif signifikan terhadap return saham tahunan, sedangkan Market Value Added (MVA) berpengaruh negatif signifikan terhadap return saham tahunan. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan perusahaan dalam menciptakan nilai tambah ekonomi dapat meningkatkan return saham investor, sementara tingginya nilai pasar perusahaan tidak selalu menghasilkan return saham yang lebih tinggi. Penelitian ini memberikan bukti empiris mengenai relevansi indikator kinerja berbasis nilai dalam menjelaskan return saham pada perusahaan sektor otomotif dan komponen di Indonesia.