Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Mahasiswa KKN dalam Mengembangkan Produk Sabun Cuci Piring sebagai Usaha Mikro Nur Abdullah Gimnastiar; Siti Aisyah; Santi Hasibuan; Diesa Novia Shandy; Windy Frestia Lubis
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9596

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dalam mengembangkan usaha mikro melalui inovasi branding dan pengemasan produk sabun cuci piring di Desa Sugihen, Kecamatan Juhar, Kabupaten Karo. Pengembangan usaha mikro menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi selama proses pendampingan terhadap pelaku usaha. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan mahasiswa KKN memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan kualitas produk melalui perancangan identitas merek, pembuatan logo, stiker, dan label kemasan yang lebih menarik, informatif, dan memiliki nilai jual lebih tinggi. Perubahan tersebut berdampak pada meningkatnya daya tarik produk, kepercayaan konsumen, serta citra usaha mikro di pasar lokal. Selain itu, pendampingan yang dilakukan juga meningkatkan pemahaman dan kemampuan pelaku usaha dalam mengelola usaha secara lebih profesional, terutama dalam aspek pemasaran dan pengemasan produk. Faktor pendukung keberhasilan program meliputi partisipasi aktif pemilik usaha, kerja sama yang baik antara mahasiswa dan masyarakat, serta ketersediaan bahan baku lokal. Adapun kendala yang dihadapi adalah keterbatasan akses terhadap teknologi digital dan rendahnya kemampuan pemasaran berbasis media sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mahasiswa KKN memiliki peran strategis dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan branding dan inovasi kemasan produk usaha mikro, sehingga mampu meningkatkan daya saing serta keberlanjutan usaha di tingkat lokal.
Pengaruh Work-Life Balance dan Kesejahteraan Psikologis terhadap Kinerja Karyawan pada Sistem Kerja Hybrid Santi Hasibuan; Annio Indah Lestari Nasution; Rahmi Syahriza
Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen Vol. 5 No. 1 (2026): Maret: Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupiman.v5i1.7061

Abstract

The adoption of hybrid work models forces corporate entities to focus on critical determinants of employee output, notably Work-Life Balance and Psychological Well-Being. This empirical study examines how Work-Life Balance and Psychological Well-Being influence Employee Performance under a hybrid working arrangement. Employing a quantitative methodology, data were collected via questionnaires distributed to 100 respondents selected through purposeful sampling. Structural relationship testing was conducted using Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) executed on SmartPLS software. The empirical outcomes demonstrate that Work-Life Balance yields no statistically significant impact on Employee Performance. Conversely, Psychological Well-Being exhibits a positive and meaningful effect on Employee Performance. The coefficient of determination (R^2) stands at 0.621, indicating that Work-Life Balance and Psychological Well-Being jointly account for 62.1% of the variance observed in Employee Performance. These results underscore that Psychological Well-Being serves as a predominant driver for optimizing employee output in hybrid work structures. Consequently, management should prioritize interventions that cultivate psychological health to sustain long-term performance growth.