Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dua Dekade Pemasaran Influencer: Analisis Bibliometrik dan Arah Riset Masa Depan Serli Fatonah; Umar Burhan; Rachmad Ilham
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9606

Abstract

Pemasaran influencer telah berkembang menjadi salah satu strategi pemasaran digital yang paling dominan dalam dua dekade terakhir. Perkembangan media sosial dan perubahan perilaku konsumen mendorong perusahaan untuk memanfaatkan influencer sebagai sarana komunikasi yang lebih efektif dibandingkan metode pemasaran tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan literatur pemasaran influencer selama periode 2005–2025 melalui pendekatan bibliometrik. Data penelitian diperoleh dari berbagai basis data akademik, seperti Scopus, Web of Science, dan Google Scholar, yang mencakup artikel ilmiah, prosiding konferensi, dan publikasi terkait pemasaran digital. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak VOSviewer dan Biblioshiny untuk memetakan tren publikasi, jaringan kolaborasi penulis, pola sitasi, serta tema penelitian yang dominan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah publikasi mengenai pemasaran influencer mengalami peningkatan yang signifikan terutama setelah tahun 2015, seiring dengan meningkatnya penggunaan platform media sosial. Tema penelitian yang paling banyak dikaji meliputi kredibilitas influencer, perilaku konsumen, keterlibatan audiens (engagement), niat pembelian (purchase intention), dan efektivitas kampanye pemasaran digital. Selain itu, hasil analisis menunjukkan semakin kuatnya kolaborasi internasional antara peneliti dan institusi akademik dalam mengembangkan kajian pemasaran influencer. Penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa peluang penelitian di masa depan, seperti pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), virtual influencer, dan peran micro-influencer dalam membangun hubungan dengan konsumen. Temuan penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dan praktis bagi pengembangan strategi pemasaran digital serta agenda penelitian selanjutnya.