Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pelatihan Teknis dan Soft Skill terhadap Kinerja Karyawan: Peran Moderating Motivasi Kerja pada Karyawan Puti Minang Bandar Lampung Naila Melani; Alvin Ramadika; Arif Taufiqur. R; Febrianty Febrianty; Reza Hardian Pratama
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9618

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan teknis dan pelatihan soft skill terhadap kinerja karyawan dengan motivasi kerja sebagai variabel moderasi pada karyawan Puti Minang Bandar Lampung. Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan sumber daya manusia dalam meningkatkan daya saing perusahaan di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat. Kinerja karyawan yang optimal menjadi faktor penting dalam pencapaian tujuan perusahaan sehingga diperlukan program pelatihan yang efektif dan didukung oleh motivasi kerja yang tinggi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 80 karyawan sebagai responden penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda untuk menguji pengaruh langsung antarvariabel serta uji moderasi guna mengetahui peran motivasi kerja dalam hubungan antara pelatihan dan kinerja karyawan. Seluruh data diolah secara sistematis untuk menghasilkan temuan yang valid dan reliabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan teknis dan pelatihan soft skill berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Karyawan yang mendapatkan pelatihan yang memadai cenderung memiliki kompetensi yang lebih baik, produktivitas yang lebih tinggi, serta kemampuan menyelesaikan pekerjaan secara lebih efektif. Selain itu, motivasi kerja terbukti mampu memperkuat pengaruh pelatihan soft skill terhadap kinerja karyawan. Namun, motivasi kerja tidak terbukti memoderasi secara signifikan hubungan antara pelatihan teknis dan kinerja karyawan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelatihan yang efektif dan motivasi kerja merupakan faktor penting dalam meningkatkan kinerja karyawan. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk mengembangkan program pelatihan secara berkelanjutan serta menciptakan lingkungan kerja yang dapat meningkatkan motivasi guna mencapai kinerja yang optimal.