Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Storytelling Marketing dan Citra Destinasi terhadap Revisit Intention dengan Tourist Satisfaction sebagai Variabel Intervening Febriana Dwi Saputri; Asep Muhamad Ramdan; Dicky Jhoansyah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9759

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Storytelling Marketing dan Citra Destinasi terhadap Revisit Intention dengan Tourist Satisfaction sebagai variabel mediasi pada wisatawan Kawasan Wisata Alam Suspension Bridge Situ Gunung Sukabumi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksplanatori. Populasi penelitian adalah pengikut akun Instagram resmi Situ Gunung yang berjumlah sekitar 45.000 akun. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan metode simple random sampling, sehingga diperoleh 140 responden yang pernah mengunjungi destinasi tersebut. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring menggunakan skala Semantic Differential dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Storytelling Marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap Tourist Satisfaction (β = 0,211; p < 0,05). Citra Destinasi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Tourist Satisfaction (β = 0,619; p < 0,05). Selanjutnya, Tourist Satisfaction terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Revisit Intention (β = 0,513; p < 0,05). Hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa Tourist Satisfaction mampu memediasi pengaruh Storytelling Marketing terhadap Revisit Intention (β = 0,111; p < 0,05) serta memediasi pengaruh Citra Destinasi terhadap Revisit Intention (β = 0,317; p < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas narasi pemasaran dan citra destinasi yang positif dapat meningkatkan kepuasan wisatawan yang pada akhirnya mendorong niat wisatawan untuk melakukan kunjungan ulang. Oleh karena itu, pengelola destinasi perlu memperkuat strategi storytelling marketing, menjaga citra destinasi, serta meningkatkan kualitas pengalaman wisata guna menciptakan kepuasan dan loyalitas wisatawan.