Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Determinan Retensi Karyawan di Era Digital pada PT. Royal Integriti Max Muhamad Bima Herlambang; Nazifah Husainah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9901

Abstract

Penelitian ini berjudul “Determinan Retensi Karyawan di Era Digital pada PT Royal Integriti Max”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kompensasi, work life balance, dan pengembangan karir terhadap retensi karyawan di era digital pada PT Royal Integriti Max. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya mempertahankan karyawan berkualitas di tengah perkembangan era digital dan meningkatnya persaingan tenaga kerja. Retensi karyawan menjadi faktor penting bagi perusahaan untuk menjaga produktivitas, loyalitas, dan keberlangsungan organisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT Royal Integriti Max sebanyak 150 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh sampel sebanyak 60 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan menggunakan skala Likert. Analisis data dilakukan dengan bantuan program IBM SPSS Statistics versi 25 melalui uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linier berganda, uji t, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi, work life balance, dan pengembangan karir berpengaruh positif dan signifikan terhadap retensi karyawan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kompensasi yang sesuai, keseimbangan kehidupan kerja yang baik, serta peluang pengembangan karir yang jelas dapat meningkatkan retensi karyawan di era digital pada PT Royal Integriti Max. Oleh karena itu, perusahaan diharapkan mampu meningkatkan sistem kompensasi, menciptakan keseimbangan kehidupan kerja yang optimal, serta menyediakan program pengembangan karir yang berkelanjutan guna meningkatkan loyalitas dan mempertahankan karyawan.