Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Collaborative For Academic, Social, And Emotional Learning (Casel) Dalam Penanganan Kasus Bullying Jusuf JR Simanjuntak; Robert Juni Tua Sitio; Iwan Setiawan Tarigan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9931

Abstract

Bullying masih menjadi permasalahan yang sering ditemukan di lingkungan sekolah dan berdampak negatif terhadap perkembangan akademik, sosial, serta emosional peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Collaborative for Academic, Social, and Emotional Learning (CASEL) dalam penanganan kasus bullying di SMP Negeri 2 Muara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, guru bimbingan konseling, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi CASEL dilakukan melalui integrasi Academic Learning, Social Learning, dan Emotional Learning dalam kegiatan pembelajaran dan budaya sekolah. Academic Learning diterapkan melalui integrasi nilai anti-bullying dalam pembelajaran, pembinaan karakter, penguatan positif, dan pembelajaran kolaboratif. Social Learning diwujudkan melalui keteladanan guru, pembiasaan perilaku sosial positif, kerja sama antar siswa, dan pengembangan keterampilan sosial. Emotional Learning dilakukan melalui pengembangan kesadaran emosi, empati, pengendalian diri, komunikasi positif, serta layanan konseling. Implementasi CASEL secara terpadu melibatkan kepala sekolah, guru, guru BK, siswa, dan orang tua dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas bullying. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pendekatan CASEL berkontribusi dalam meningkatkan empati, keterampilan sosial, pengendalian diri, serta mengurangi potensi perilaku bullying di lingkungan sekolah.