Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Digital Leadership, Lingkungan Kerja, dan Work-Life Balance terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Mie Gacoan Solo Mawar Ratna Ayu Maharani; Septya Syahputri; Prastyo Wahyu Utomo; Yohanes Stevano Geli Pea; Riska Fii Ahsani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9940

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh digital leadership, lingkungan kerja, dan work life balance terhadap kepuasan kerja karyawan di Mie Gacoan Solo Mawar. Kepuasan kerja merupakan salah satu faktor penting yang dapat memengaruhi produktivitas, motivasi, dan kinerja karyawan dalam mencapai tujuan perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan perlu memahami faktor-faktor yang dapat meningkatkan maupun menurunkan tingkat kepuasan kerja karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 33 orang karyawan sebagai responden yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan uji t untuk menguji pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital leadership tidak berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja karyawan. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan kepemimpinan digital di Mie Gacoan Solo Mawar belum mampu meningkatkan kepuasan kerja karyawan secara optimal. Sebaliknya, lingkungan kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, sehingga lingkungan kerja yang aman, nyaman, serta kondusif mampu meningkatkan kepuasan karyawan dalam melaksanakan pekerjaannya. Sementara itu, work life balance tidak berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan, yang menunjukkan bahwa keseimbangan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan belum menjadi faktor utama yang memengaruhi kepuasan kerja di perusahaan tersebut. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi perusahaan dalam mengelola sumber daya manusia serta menyusun strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan kepuasan kerja karyawan.