Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Metode Lean Six Sigma dalam Menurunkan Tingkat Reject Rate dan Hold QC pada Produksi Instant White Coffee di PT. Harum Alam Segar Chasan Chasan; Suharto Suharto; Umar Burhan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab tingginya tingkat reject rate dan hold QC, menganalisis penerapan metode Lean Six Sigma melalui pendekatan DMAIC, serta mengevaluasi peningkatan kapabilitas proses pada produksi Instant White Coffee di PT. Harum Alam Segar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Lean Six Sigma yang terdiri atas tahapan Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control (DMAIC). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi data produksi pada proses mixing menggunakan Mixer Ribon 1 dan Mixer Ribon 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama penyebab terjadinya reject dan hold QC berasal dari aspek manpower, machine, method, dan material. Tahap analisis menggunakan Diagram Pareto, Fishbone Diagram, dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) menunjukkan bahwa ketidaktelitian operator, ketidakstabilan performa mesin, ketidakkonsistenan penerapan SOP, serta variasi karakteristik bahan baku merupakan penyebab dominan permasalahan kualitas. Berdasarkan hasil analisis tersebut disusun usulan perbaikan yang difokuskan pada peningkatan kepatuhan terhadap SOP, penguatan pengawasan proses, perbaikan program pemeliharaan mesin, dan pengendalian material. Penerapan Lean Six Sigma terbukti mampu mengurangi tingkat reject dan hold QC serta meningkatkan kapabilitas proses produksi yang ditunjukkan oleh peningkatan nilai sigma level setelah implementasi perbaikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan Lean Six Sigma dapat digunakan sebagai metode yang efektif untuk meningkatkan kualitas dan stabilitas proses produksi Instant White Coffee.