Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kesehatan dan Keselamatan Kerja dan Fasilitas Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT Charoen Pokphand Jaya Farm Medan Siti Fatmah; Nur Augus Fahmi; M. Nelson Pinem
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dan fasilitas kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Charoen Pokphand Jaya Farm Medan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah Kesehatan dan Keselamatan kerja (K3) berpengaruh terhadap kinerja karyawan, apakah fasilitas kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan, serta apakah Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dan fasilitas kerja secara simultan berpengaruh terhadap kinerja karyawan. penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan. populasi penelitian ini berjumlah 146 karyawan, sedangkan sampel yang digunakan sebanyak 59 responden yang ditentukan menggunakan rumus slovin. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji kualitas data terdiri dari uji validitas dan uji realibitas, uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas, serta analisis regresi linier berganda yang dilanjutkan dengan uji hipotesis menggunakan uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai signifikansi sebesar 0.005 < 0.05. fasilitas kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai Fhitung sebesar 69.691 dan signifikansi sebesar 0.000 < 0.05. nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0.703 menunjukkan bahwa sebesar 70.3% kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh variabel Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dan fasilitas kerja, sedangkan sisanya sebesar 29.7% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.