Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pelayanan dan Ketepatan Waktu terhadap Kinerja ASN di Kantor Camat Serbelawan Kabupaten Simalungun Sumatra Utara Alya Seftira; Nur Aisyah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menganalisis pengaruh kualitas pelayanan serta ketepatan waktu dalam menjalankan tugas terhadap performa Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor Camat Serbelawan, Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara. Permasalahan dalam penelitian ini muncul karena kualitas pelayanan masih rendah, pekerjaan sering terlambat selesai, serta disiplin waktu pegawai negeri sipil belum cukup baik, yang berdampak negatif terhadap kinerja pelayanan publik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh pegawai negeri sipil (ASN) di Kantor Camat Serbelawan yang berjumlah 48 orang. Untuk mengambil sampel, digunakan metode sampel jenuh, sehingga semua anggota populasi menjadi responden dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner berbentuk skala Likert dan juga melalui dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji korelasi Spearman Rho serta regresi linear berganda.Penelitian menunjukkan bahwa pelayanan mempengaruhi positif dan berarti terhadap kinerja pegawai negeri sipil, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,338 dan tingkat signifikansi 0,019. Ketepatan waktu memengaruhi kinerja ASN secara positif dan signifikan, dengan koefisien korelasi sebesar 0,360 dan tingkat signifikansi 0,012. Secara bersamaan, layanan dan ketepatan waktu memiliki dampak yang cukup besar terhadap kinerja pegawai negeri sipil, dengan tingkat signifikansi uji ANOVA sebesar 0,002 dan kontribusi pengaruh mencapai 25% terhadap kinerja pegawai negeri sipil. Semakin baik pelayanan dan tepat waktu pegawai negeri sipil memberikan layanan, maka semakin baik pula hasil kerja mereka dalam melayani masyarakat.