Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dalam Meningkatkan Literasi Masyarakat Kabupaten Karimun Bandi Saputra; Frinda Novita; Azmi Azmi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10344

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari pejabat Dinas Perpustakaan dan Kearsipan serta masyarakat dari berbagai kelompok usia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dijalankan meliputi penyediaan koleksi bahan bacaan yang relevan, pengoperasian perpustakaan keliling, kerja sama dengan lembaga pendidikan, serta penyelenggaraan program literasi masyarakat. Namun, pelaksanaan strategi tersebut masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan sarana dan prasarana, kurangnya sumber daya manusia, serta minimnya promosi dan partisipasi aktif masyarakat.Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi yang diterapkan telah menunjukkan arah yang positif, namun perlu dilakukan optimalisasi dalam hal perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program agar upaya peningkatan literasi masyarakat dapat tercapai secara maksimal dan berkelanjutan.Hasil penelitian mengenai strategi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Karimun dalam meningkatkan literasi masyarakat, dapat disimpulkan bahwa,strategi yang dilaksanakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Karimun mencakup penyediaan koleksi buku di perpustakaan umum, pelaksanaan kerja sama dengan lembaga pendidikan seperti sekolah, serta penyediaan layanan perpustakaan keliling untuk menjangkau masyarakat di wilayah terpencil.Pelaksanaan strategi tersebut telah menunjukkan kontribusi terhadap peningkatan literasi masyarakat, namun belum berjalan secara optimal.Hal ini disebabkan oleh beberapa kendala, di antaranya adalah:Koleksi bahan bacaan yang tersedia kurang diperbarui dan tidak sesuai dengan kebutuhan serta minat baca masyarakat saat ini.Lalu,Kerja sama dengan pihak eksternal, seperti lembaga swasta, komunitas lokal, dan tokoh masyarakat, masih terbatas dan belum terstruktur.Serta Operasional perpustakaan keliling belum efektif karena keterbatasan sarana dan kurang tepatnya pemetaan wilayah layanan.