Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemaknaan Financial Behavior dan Risk Tolerance dalam Pengambilan Keputusan Investasi Karyawan Bank Muamalat KC Padang pada Instrumen Keuangan Syariah Febriza Rahmayani; Baginda Parsaulian; Sandra Dewi; Habibatur Ridha
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10406

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kegiatan ekonomi, terutama investasi, memainkan peran penting dalam kehidupan ekonomi masyarakat di berbagai tingkatan. Namun praktik ini diperusahaan perbankan di indonesia, seperti Bank Muamalat Indonesia KC Padang, dan didasari oleh karyawan Bank Muamalat KC Padang yang memaknai financial behavior dan risk toleranc dalam pengambilan keputusan investasi mereka. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pemaknaan financial behavior dan risk toleranc dalam proses pengambilan keputusan investasi karyawan Bank Muamalat KC Padang pada instrumen keuangan syariah. financial behavior dipahami sebagai kebiasaan individu dalam mengelola keuangan dalam kehidupan sehari-hari, sedangkan risk toleranc mendefinisikan kemampuan individu dalam menghadapi resiko. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan metode penelitian lapangan. Informan dipilih purposive dari karyawan Bank Muamalat KC Padang yang memiliki pengalaman, pemahaman terhdapa investasi syariah. teknik ini dilakukan dengan pengumpulan data yaitu wawancara yang mendalam, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan model Miles dan Huberman dengan memperhatikan Langkah-langkah sebagai berikut: reduksi data, klasifikasi data, penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwasannya financial behavior dimaknai sebagai pengelolaan keuangan yang disiplin, terencana, dan bertanggung jawab sesuai prinsip syariah, seprti penyusunan anggaran, pengendalian pengeluaran, serta penyisihan dana untuk tabungan dan investasi. Sedangkan risk toleranc dipahami sebagai kesiapan menghadapi potensi kerugian meskipun investasi dilakukan secara syariah. proses pengambilan keputusan investasi berlangsung secara rasioanl melalui pemahaman produk, pencarian informasi, pertimbangan resiko, tujuan keuangan, serta pengaruh lingkungan kerja. Nilai syariah, perilaku keuangan, dan toleransi resiko saling berinteraksi dalam membentuk keputusan investasi karyawan.