Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Implementasi Due Diligence Atas Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) PT. Bank Nagari KC Bukittinggi Gerty Librian Fivezy; Baginda Parsaulian
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10023

Abstract

Studi ini mengungkap bahwa penerapan prinsip kehati-hatian (due diligence) berarti penyaluran KUR di Bank Nagari KC Bukittinggi dilakukan sebagai terstruktur. Tahapannya meliputi pengajuan, pengecekan data, analisis kelayakan memakai prinsip 5C, sampai peninjauan langsung ke lokasi. Penerapan CDD (Customer Due Diligence) dan EDD (Enhanced Due Diligence) pun selaras atas regulasi OJK serta prinsip KYC (Know Your Customer). Meski demikian, ada sejumlah tantangan yang dihadapi, seperti minimnya catatan keuangan pelaku UMKM, desakan target penyaluran, dan perbedaan pemahaman nasabah mengenai tahapan validasi. Berfokus atas identifikasi kendala yang mungkin timbul selama tahapan tersebut berlangsung. Lebih lanjut, penelitian ini menguraikan langkah-langkah dan strategi yang diterapkan oleh pihak bank berarti memaksimalkan prinsip kehati-hatian berarti setiap tahapan pembiayaan. Pendekatan yang digunakan yakni metode kualitatif atas jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan informasi dilakukan melalui serangkaian wawancara menberarti atas sejumlah sumber, seperti analis kredit serta petugas yang menangani pembiayaan mikro di Bank Nagari Cabang Bukittinggi, dilengkapi juga atas data yang diperoleh atas dokumen dan pengamatan langsung di lapangan. Namun demikian, Bank Nagari KC Bukittinggi terus berupaya memaksimalkan kinerja, misalnya atas memberikan pelatihan keatas staf yang menangani pembiayaan, memperketat pengawasan internal melalui audit berkala, dan memanfaatkan teknologi digital buat meningkatkan keakuratan sistem pengecekan data. Pelaksanaan due diligence yang tepat sangatlah krusial berarti menjaga mutu pembiayaan dan mengurangi potensi terjadinya masalah berarti pembiayaan. Atas riset ini, mampu ditarik kesimpulan bahwa penerapan due diligence di Bank Nagari KC Bukittinggi sudah cukup baik, meski masih perlu ditingkatkan terutama berarti hal konsistensi dan pengembangan SDM agar prinsip kehati-hatian mampu dijalankan atas lebih maksimal.
Pemaknaan Financial Behavior dan Risk Tolerance dalam Pengambilan Keputusan Investasi Karyawan Bank Muamalat KC Padang pada Instrumen Keuangan Syariah Febriza Rahmayani; Baginda Parsaulian; Sandra Dewi; Habibatur Ridha
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10406

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kegiatan ekonomi, terutama investasi, memainkan peran penting dalam kehidupan ekonomi masyarakat di berbagai tingkatan. Namun praktik ini diperusahaan perbankan di indonesia, seperti Bank Muamalat Indonesia KC Padang, dan didasari oleh karyawan Bank Muamalat KC Padang yang memaknai financial behavior dan risk toleranc dalam pengambilan keputusan investasi mereka. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pemaknaan financial behavior dan risk toleranc dalam proses pengambilan keputusan investasi karyawan Bank Muamalat KC Padang pada instrumen keuangan syariah. financial behavior dipahami sebagai kebiasaan individu dalam mengelola keuangan dalam kehidupan sehari-hari, sedangkan risk toleranc mendefinisikan kemampuan individu dalam menghadapi resiko. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan metode penelitian lapangan. Informan dipilih purposive dari karyawan Bank Muamalat KC Padang yang memiliki pengalaman, pemahaman terhdapa investasi syariah. teknik ini dilakukan dengan pengumpulan data yaitu wawancara yang mendalam, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan model Miles dan Huberman dengan memperhatikan Langkah-langkah sebagai berikut: reduksi data, klasifikasi data, penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwasannya financial behavior dimaknai sebagai pengelolaan keuangan yang disiplin, terencana, dan bertanggung jawab sesuai prinsip syariah, seprti penyusunan anggaran, pengendalian pengeluaran, serta penyisihan dana untuk tabungan dan investasi. Sedangkan risk toleranc dipahami sebagai kesiapan menghadapi potensi kerugian meskipun investasi dilakukan secara syariah. proses pengambilan keputusan investasi berlangsung secara rasioanl melalui pemahaman produk, pencarian informasi, pertimbangan resiko, tujuan keuangan, serta pengaruh lingkungan kerja. Nilai syariah, perilaku keuangan, dan toleransi resiko saling berinteraksi dalam membentuk keputusan investasi karyawan.