Putu Eka Dianita Mervilianti Dewi
Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Dewan Komisaris, Kepemilikan Institusional, Komite Audit terhadap Kinerja Keuangan pada Perusahaan Asuransi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021–2024 Lailita Syafaah; Putu Eka Dianita Mervilianti Dewi; I Gede Putu Banu Astawa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10502

Abstract

Lembaga keuangan berperan penting untuk mengelola resiko, hal ini memjadikan sektor asuransi memegang peranan yang krusial sebagai pilar kestabilan keuangan dalam masyarakat dan negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Dewan Komisaris, Kepemilikan Institusional, dan Komite Audit terhadap Kinerja Keuangan pada perusahaan asuransi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan Good Corporate Governance dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan perusahaan dan mendorong terciptanya kinerja keuangan yang optimal. Kinerja keuangan merupakan salah satu indikator penting yang digunakan untuk menilai keberhasilan perusahaan dalam mengelola sumber daya yang dimiliki. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling dalam pemilihan sampel. Data yang digunakan berasal dari laporan keuangan tahunan perusahaan asuransi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Jumlah observasi yang digunakan sebanyak 61 data dari 16 perusahaan. Analisis data dilakukan melalui uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Dewan Komisaris tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Keuangan. Kepemilikan Institusional berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Kinerja Keuangan. Sementara itu, Komite Audit tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Keuangan. Temuan ini menunjukkan bahwa tidak semua mekanisme tata kelola perusahaan mampu meningkatkan kinerja keuangan perusahaan asuransi secara efektif.
Pengaruh Environmental Disclosure, Struktur Kepemilikan, dan Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan (Studi Kasus pada Emiten Sektor Energi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2022-2024) Ni Putu Kusuma Muliati; Putu Eka Dianita Mervilianti Dewi; I Gd Nandra Hary Wiguna
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Environmental Disclosure, struktur kepemilikan, dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena penurunan nilai perusahaan yang tercermin dari menurunnya Price to Book Value (PBV) meskipun indeks sektor energi mengalami pertumbuhan. Dalam kerangka Agency Theory, Environmental Disclosure, Struktur Kepemilikan (Kepemilikan Institusional), dan Profitabilitas (Return on Assets) dipandang sebagai mekanisme yang dapat mengurangi konflik keagenan dan meningkatkan nilai perusahaan melalui peningkatan transparansi, efektivitas pengawasan, dan kinerja perusahaan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan. Populasi penelitian berjumlah 75 perusahaan, sedangkan sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 35 perusahaan dengan total 105 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Environmental Disclosure tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Struktur kepemilikan yang diproksikan dengan kepemilikan institusional juga tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Sebaliknya, profitabilitas yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA) berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa investor pada perusahaan sektor energi lebih mempertimbangkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dibandingkan pengungkapan informasi lingkungan maupun besarnya kepemilikan institusional. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa perusahaan perlu memprioritaskan peningkatan profitabilitas untuk meningkatkan nilai perusahaan, tanpa mengabaikan kualitas pengungkapan lingkungan dan tata kelola perusahaan sebagai bentuk akuntabilitas kepada para pemangku kepentingan.