Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Budaya Organisasi, Lingkungan Kerja, dan Kompetensi terhadap Kinerja Karyawan pada Hotel Park 5 Simatupang Tahsya Riztia; Muhammad Yusuf
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10627

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi, lingkungan kerja, dan kompetensi terhadap kinerja karyawan pada Hotel Park 5 Simatupang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan kinerja karyawan sebagai salah satu faktor utama dalam mendukung kualitas pelayanan dan daya saing perusahaan di industri perhotelan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif untuk menguji hubungan antarvariabel. Data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan Hotel Park 5 Simatupang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Hotel Park 5 Simatupang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode sampling jenuh, sehingga seluruh anggota populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Pengolahan dan analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program IBM SPSS, melalui pengujian instrumen penelitian, uji asumsi klasik, uji hipotesis secara parsial (uji t), uji simultan (uji F), serta analisis koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial budaya organisasi dan kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, sedangkan lingkungan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Selain itu, secara simultan budaya organisasi, lingkungan kerja, dan kompetensi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Nilai koefisien determinasi (Adjusted R Square) sebesar 0,829 menunjukkan bahwa variabel independen mampu menjelaskan sebesar 83,8% variasi kinerja karyawan, sedangkan sisanya sebesar 16,2% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian.