Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perceived quality, perceived price, dan product variety terhadap repurchase intention dengan customer satisfaction sebagai variabel mediasi pada konsumen Sakha Boutiqe Ponorogo. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami faktor-faktor yang mendorong niat pembelian ulang konsumen di tengah persaingan industri fashion batik yang semakin kompetitif. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada konsumen yang pernah melakukan pembelian di Sakha Boutiqe Ponorogo. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis SmartPLS versi 4.1.0.9 untuk menguji hubungan antarvariabel secara langsung maupun tidak langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceived quality, perceived price, dan product variety berpengaruh positif dan signifikan terhadap customer satisfaction. Selanjutnya, perceived price berpengaruh positif dan signifikan terhadap repurchase intention. Namun, perceived quality dan product variety tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap repurchase intention. Customer satisfaction terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap repurchase intention serta mampu memediasi hubungan antara perceived quality, perceived price, dan product variety terhadap repurchase intention. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa kepuasan pelanggan memiliki peran penting dalam mendorong niat pembelian ulang konsumen. Oleh karena itu, peningkatan kualitas produk, penyediaan variasi produk yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan, serta penerapan strategi harga yang tepat perlu menjadi perhatian utama Sakha Boutiqe. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan mendorong pembelian ulang secara berkelanjutan sehingga mendukung keberlangsungan usaha di tengah persaingan industri fashion batik yang semakin dinamis.