Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan investasi saham PT Nusantara Properti Internasional Tbk (NATO) melalui pendekatan analisis fundamental, valuasi relatif, dan identifikasi risiko pada industri properti dan perhotelan. Penelitian dilakukan untuk memberikan gambaran mengenai kondisi keuangan perusahaan serta potensi investasi yang dapat menjadi pertimbangan bagi investor dalam pengambilan keputusan. Data yang digunakan berupa laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan periode 2022–2024, informasi efek yang dipublikasikan oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), data pasar modal, serta berita korporasi terkait perubahan nama dan pengendali perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik dokumentasi. Analisis dilakukan melalui perbandingan tren aset, ekuitas, liabilitas, pendapatan, laba neto, rasio profitabilitas, struktur keuangan, valuasi pasar, serta risiko korporasi yang dapat memengaruhi prospek investasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan NATO mengalami perbaikan selama periode penelitian. Pendapatan meningkat dari Rp12,474 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp17,942 miliar pada tahun 2024, sedangkan laba neto meningkat dari Rp670 juta menjadi Rp1,203 miliar. Struktur permodalan perusahaan tergolong konservatif dengan tingkat liabilitas yang relatif rendah dibandingkan total aset dan ekuitas. Namun demikian, rasio profitabilitas seperti Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE) masih berada pada tingkat yang rendah sehingga menunjukkan bahwa efisiensi pemanfaatan aset dan modal belum optimal. Selain itu, valuasi pasar menunjukkan adanya premi yang cukup tinggi dibandingkan kinerja laba historis perusahaan. Berdasarkan hasil analisis, saham NATO dinilai layak untuk diamati sebagai alternatif investasi, namun investor perlu mempertimbangkan risiko valuasi, perubahan pengendali, dan keberlanjutan pertumbuhan profitabilitas sebelum mengambil keputusan investasi.