Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Paradigma Relasi Manusia dengan Alam dalam Pemikiran Mulyadhi Kartanegara: Telaah Filsafat Islam sebagai Landasan Pengembangan Pendidikan Islam Roihan Akbar; Sudarman Sudarman; Yuberti Yuberti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11110

Abstract

Krisis lingkungan global yang semakin kompleks menunjukkan perlunya rekonstruksi paradigma relasi manusia dengan alam melalui pendekatan filosofis yang dapat menjadi landasan pengembangan pendidikan Islam berbasis nilai-nilai tauhid dan kesadaran ekologis. Penelitian ini bertujuan menganalisis paradigma relasi manusia dengan alam dalam pemikiran Mulyadhi Kartanegara melalui telaah filsafat Islam serta merumuskan relevansinya sebagai landasan pengembangan pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) melalui pendekatan filosofis-konseptual dan hermeneutika tokoh (objective hermeneutics), dengan sumber data primer berupa karya-karya Mulyadhi Kartanegara serta didukung berbagai literatur ilmiah yang relevan, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan content analysis yang dipadukan dengan interpretasi hermeneutis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paradigma relasi manusia dengan alam dalam pemikiran Mulyadhi Kartanegara berlandaskan prinsip tauhid yang menempatkan Tuhan, manusia, dan alam sebagai satu kesatuan ontologis, didukung oleh epistemologi mistiko-filosofis yang mengintegrasikan indera, akal, hati, dan wahyu dalam memahami realitas, sehingga menghasilkan paradigma ekologis yang holistik, spiritual, dan berorientasi pada tanggung jawab kekhalifahan. Temuan penelitian menegaskan bahwa pemikiran Mulyadhi tidak hanya mengkritik paradigma antroposentris dan sekularistik, tetapi juga menawarkan rekonstruksi konseptual pendidikan Islam melalui integrasi nilai tauhid, amanah, mīzān, dan akhlak ekologis sebagai dasar pembentukan insan kāmil yang religius, berilmu, dan berwawasan lingkungan. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa paradigma tersebut dapat dijadikan landasan filosofis dalam pengembangan kurikulum, proses pembelajaran, serta pendidikan karakter di lembaga pendidikan Islam yang mengintegrasikan dimensi intelektual, spiritual, moral, dan ekologis guna membentuk generasi yang mampu menjaga harmoni hubungan antara manusia, alam, dan Tuhan secara berkelanjutan.