Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Risiko dan Pengendalian Internal Integrasi SIA Siklus Pendapatan PT XYZ Muhammad Royyan Rijaya; Yusep Friya Purwa Setya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11526

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis risiko dan penilaian efektivitas pengendalian internal pada proses integrasi data antara sistem keuangan Microsoft Dynamics dan sistem operasional Cargosoft dalam siklus pendapatan PT XYZ, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jasa angkutan multimoda. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Alur analisis manajemen risiko dianalisis menggunakan kerangka ISO 31000 dengan skala penilaian dampak dan kemungkinan mengacu pada standar AS/NZS 4360:2004. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses integrasi data antar sistem ini memiliki 8 (delapan) potensi risiko inheren yang terdiri atas 3 (tiga) risiko berkategori Tinggi dan 5 (lima) risiko berkategori Moderat. Ditinjau dari tiga komponen utama kerangka kerja COSO (Internal Control Integrated Framework) yang meliputi aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pemantauan, sistem pengendalian internal aktual yang diimplementasikan oleh perusahaan diklasifikasikan berada dalam kategori Cukup Efektif. Efektivitas ini tercapai berkat adanya kombinasi antara pengendalian otomatis berbasis sistem (system-based controls) dan pengawasan manual oleh personil secara langsung. Namun, masih terdapat celah pengendalian yang bersifat reaktif dan keterlibatan aktivitas manual oleh personel yang cukup signifikan (human error), khususnya pada menu accrue kurs mata uang asing dan belum tersedianya checklist harian data .txt. Sebagai upaya mitigasi, penelitian ini merumuskan rekomendasi teknis yang bersifat preventif dan dituangkan ke dalam Risk Control Matrix (RCM) guna mengoptimalkan akurasi serta keandalan integrasi sistem akuntansi perusahaan.
Evaluasi Sistem Pengeluaran Kas Belanja Langsung Berbasis Kepatuhan Regulasi dan Pengendalian Internal Dhiya Aulia Saputra; Yusep Friya Purwa Setya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11902

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem dan prosedur pengeluaran kas mekanisme Belanja Langsung berdasarkan kepatuhan terhadap Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 105 Tahun 2017 serta mengevaluasi efektivitas pengendalian internal berdasarkan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan compliance testing dan Risk Control Matrix (RCM) sebagai dasar identifikasi risiko serta evaluasi pengendalian internal berdasarkan lima unsur SPIP. Hasil penelitian menunjukkan sistem dan prosedur pengeluaran kas mekanisme Belanja Langsung pada Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta secara umum telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Namun, hasil identifikasi risiko menunjukkan masih terdapat risiko inheren berupa potensi keterlambatan sinkronisasi (time lag) data kepegawaian akibat dinamika mutasi pegawai, serta potensi kesalahan input kode rekening dan Rincian Sub Kegiatan (RSK) yang dapat mengakibatkan koreksi dokumen dan keterlambatan proses. Selain itu, pengendalian internal telah berjalan, tetapi belum sepenuhnya optimal karena masih didominasi oleh detective control, penilaian risiko belum terdokumentasi secara formal, dan pemanfaatan sistem informasi belum sepenuhnya mendukung pengendalian berbasis risiko. Oleh karena itu, diperlukan penguatan mekanisme verifikasi yang lebih preventif, penerapan penilaian risiko yang lebih sistematis, serta optimalisasi sistem informasi untuk meningkatkan efektivitas pengendalian internal dalam proses pengeluaran kas.
Evaluasi dan Rekonstruksi Laporan Keuangan PT XYZ Berdasarkan SAK EMKM Menggunakan Accurate Elang Pradista Hermawan; Yusep Friya Purwa Setya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem pencatatan keuangan serta merekonstruksi laporan keuangan PT XYZ sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) melalui penerapan aplikasi akuntansi Accurate. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data yang digunakan terdiri atas data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen perusahaan, catatan transaksi, serta dokumen pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pencatatan keuangan PT XYZ belum terintegrasi, belum menggunakan pencatatan berbasis jurnal, serta belum mampu menghasilkan laporan keuangan yang akurat. Melalui proses rekonstruksi yang diawali dengan penataan data, penyusunan charts of accounts, serta rekonstruksi transaksi ke dalam aplikasi akuntansi Accurate, penelitian ini berhasil menghasilkan laporan keuangan yang sesuai dengan SAK EMKM. Selain meningkatkan kualitas penyajian laporan keuangan, penerapan sistem tersebut juga mempermudah proses pencatatan transaksi, pengelolaan data keuangan, serta penyusunan laporan secara lebih sistematis dan konsisten sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Hasil rekonstruksi juga menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi akuntansi mampu mendukung penyajian informasi keuangan yang lebih relevan, andal, dan mudah dipahami sehingga dapat menjadi dasar dalam pengambilan keputusan manajemen. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi entitas yang memiliki permasalahan serupa dalam melakukan rekonstruksi laporan keuangan dan membangun sistem akuntansi yang lebih andal.
Analisis Kesenjangan Implementasi Pencatatan Keuangan SAK EMKM dan Perancangan Template Pembukuan UMKM Wahyunanda Ananda Dwi Aryani; Yusep Friya Purwa Setya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12172

Abstract

Penerapan pencatatan keuangan berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) masih menjadi tantangan bagi banyak pelaku UMKM, termasuk UMKM Kue Kering Wahyunanda. Praktik pencatatan yang dilakukan masih bersifat sederhana, belum memisahkan keuangan usaha dan pribadi, belum melakukan pencatatan persediaan secara sistematis, serta belum menyusun laporan keuangan sesuai ketentuan SAK EMKM. Kondisi tersebut menyebabkan informasi keuangan yang dihasilkan belum mampu mendukung pengambilan keputusan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesenjangan implementasi pencatatan keuangan berdasarkan SAK EMKM serta merancang template pembukuan yang sesuai dengan kebutuhan UMKM. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan merupakan penelitian terapan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan dengan membandingkan praktik pencatatan keuangan UMKM dengan ketentuan SAK EMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat kesenjangan pada aspek pencatatan transaksi, penyusunan laporan laba rugi, laporan posisi keuangan, catatan atas laporan keuangan, pencatatan persediaan, serta perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP). Berdasarkan temuan tersebut, dirancang template pembukuan berbasis SAK EMKM yang terdiri atas buku kas harian , pencatatan persediaan bahan baku, perhitungan HPP, laporan laba rugi, laporan posisi keuangan, dan catatan atas laporan keuangan. Hasil uji coba menunjukkan bahwa template mampu membantu proses pencatatan menjadi lebih sistematis, menghasilkan laporan keuangan yang sesuai dengan SAK EMKM, serta mudah digunakan berdasarkan hasil evaluasi usability. Dengan demikian, template yang dirancang dapat menjadi alternatif solusi praktis untuk mendukung implementasi SAK EMKM dan meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan pada UMKM.