Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life balance, pengembangan karier, dan transparansi informasi terhadap kepuasan kerja karyawan pada Departemen Produksi PT XYZ. Kepuasan kerja menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi produktivitas, komitmen, serta keberlanjutan kinerja organisasi. Oleh karena itu, perusahaan perlu memahami faktor-faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan kepuasan kerja karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 120 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert yang telah memenuhi persyaratan validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistics untuk menguji pengaruh masing-masing variabel secara parsial maupun simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan karier dan transparansi informasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Sebaliknya, work-life balance tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan secara parsial terhadap kepuasan kerja. Meskipun demikian, pengujian simultan menunjukkan bahwa ketiga variabel secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,660 menunjukkan bahwa 66,0% variasi kepuasan kerja dapat dijelaskan oleh work-life balance, pengembangan karier, dan transparansi informasi, sedangkan 34,0% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa kepuasan kerja karyawan lebih dipengaruhi oleh adanya peluang pengembangan karier yang jelas serta transparansi informasi dalam organisasi dibandingkan keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi manajemen dalam menyusun kebijakan pengelolaan sumber daya manusia yang lebih efektif untuk meningkatkan kepuasan kerja karyawan.