Indah Angelia Rahman
Politeknik Transportasi Darat Indonesia-STTD

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Kinerja Pelayanan Terminal Tipe A Sumedang Menggunakan Metode IPA dan CSI Yeyen Nolandia Umairoh; Muhammad Chairill Fajrian; Indah Angelia Rahman; R. Caesario Boing
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11547

Abstract

Terminal Tipe A Sumedang merupakan salah satu simpul transportasi darat yang memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat melalui penyelenggaraan pelayanan angkutan antarkota. Sebagai terminal penumpang tipe A, penyelenggaraan pelayanan wajib memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 40 Tahun 2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja pelayanan Terminal Tipe A Sumedang berdasarkan kondisi eksisting fasilitas, tingkat kepentingan dan kinerja pelayanan, serta tingkat kepuasan pengguna jasa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Importance Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan serta penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang dipilih menggunakan rumus Slovin. Hasil observasi menunjukkan masih terdapat beberapa fasilitas yang belum memenuhi standar pelayanan, antara lain lajur pejalan kaki, informasi fasilitas keselamatan dan kesehatan, petugas keamanan, media pengaduan gangguan kriminal, informasi angkutan lanjutan, fasilitas kebersihan, dan ruang laktasi. Hasil analisis IPA menempatkan atribut-atribut tersebut pada Kuadran I sebagai prioritas utama yang memerlukan perbaikan karena memiliki tingkat kepentingan tinggi namun kinerja masih rendah. Sementara itu, hasil analisis CSI memperoleh nilai sebesar 68,56%, yang termasuk dalam kategori puas, sehingga secara umum pengguna jasa merasa puas terhadap pelayanan yang diberikan. Meskipun demikian, peningkatan kualitas pelayanan tetap diperlukan melalui penyediaan fasilitas yang belum tersedia, peningkatan keamanan, keselamatan, kebersihan, aksesibilitas, serta penguatan sistem informasi terminal agar kualitas pelayanan semakin optimal dan sesuai dengan harapan pengguna jasa.