Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Struktur Modal dan Likuiditas terhadap Nilai Perusahaan Avera Novita Purnama Sari; Fridayana Yudiaatmaja
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11718

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh struktur modal yang diukur menggunakan Debt to Equity Ratio (DER) dan likuiditas yang diukur menggunakan Current Ratio (CR) secara simultan maupun parsial terhadap nilai perusahaan yang diukur menggunakan Price to Book Value (PBV) pada perusahaan manufaktur subsektor food and beverage di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2025. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain asosiatif untuk menguji hubungan kausalitas antarvariabel. Teknik penentuan sampel penelitian ini menggunakan metode sampel jenuh (sensus), sehingga seluruh perusahaan manufaktur subsektor food and beverage di BEI tahun 2025 dijadikan objek penelitian. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan yang didapatkan melalui Bursa Efek Indonesia. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan struktur modal dan likuiditas berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, ditunjukkan dengan F-hitung 148,427 dengan tingkat signifikansi < 0,001. Secara parsial, struktur modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan dengan t-hitung 15,837 dan tingkat signifikansi < 0,001, demikian pula dengan likuiditas yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan dengan t-hitung 5,023 dan tingkat signifikansi < 0,001. Nilai Koefisien Determinasi (R2) sebesar 0,788 menunjukkan bahwa struktur modal dan likuiditas mampu menjelaskan nilai perusahaan sebesar 78,8%, sedangkan sisanya dijelaskan variabel lain di luar model penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa optimalisasi penggunaan utang secara produktif dan penjagaan batas aman aset lancar direspon positif oleh pasar sebagai sinyal kestabilan bisnis yang mampu mendongkrak nilai ekuitas emiten food and beverage.