Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Senam Aerobik Low Impact terhadap Perubahan Tekanan Darah pada Lansia Penderita Hipertensi: Literature Review Robiatun Amaliyah Ranti; Samuel Roland; Raihan Hibatullah Puring; Shabana Zarra Azmi; Krisna Wijaya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11828

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit degeneratif yang sering dijumpai pada kelompok lansia dan berpotensi meningkatkan risiko terjadinya komplikasi kardiovaskular. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk membantu mengendalikan tekanan darah adalah melalui latihan senam aerobik low impact. Menganalisis pengaruh senam aerobik low impact terhadap perubahan tekanan darah pada lansia yang mengalami hipertensi berdasarkan hasil kajian literatur. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan mengkaji lima artikel penelitian yang dipilih menggunakan pendekatan PICO. Artikel yang dianalisis membahas efektivitas senam aerobik low impact pada lansia dengan hipertensi. Desain penelitian yang digunakan meliputi quasi experimental, pre-experimental, dan evidence-based practice. Seluruh penelitian mengukur tekanan darah menggunakan sphygmomanometer sebelum dan setelah pelaksanaan intervensi. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh penelitian melaporkan penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik yang signifikan setelah pemberian senam aerobik low impact pada lansia hipertensi. Nilai signifikansi pada setiap penelitian menunjukkan p<0,05 (p=0,01; p=0,000; p=0,0001). Program latihan diberikan dengan frekuensi 2–5 kali setiap minggu, durasi 20–60 menit per sesi, selama 3 hari hingga 3 minggu. Penurunan tekanan darah diduga terjadi melalui peningkatan elastisitas pembuluh darah, perbaikan fungsi jantung, peningkatan aliran darah, serta penurunan resistensi pembuluh darah perifer. Senam aerobik low impact terbukti efektif sebagai terapi nonfarmakologis dalam menurunkan tekanan darah sistolik maupun diastolik pada lansia dengan hipertensi. Oleh karena itu, latihan ini dapat dijadikan salah satu rekomendasi dalam penatalaksanaan hipertensi pada kelompok lansia.