Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kepemimpinan Partisipatif dan Komunikasi Horizontal Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT Jaya Bangun Interindo Aliah Alimatus Sadiah; Faif Yusuf
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11943

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan partisipatif dan komunikasi horizontal terhadap kinerja karyawan pada PT Jaya Bangun Interindo. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan sumber daya manusia dalam meningkatkan efektivitas organisasi, khususnya melalui penerapan gaya kepemimpinan yang melibatkan karyawan dalam pengambilan keputusan serta komunikasi horizontal yang mampu mendukung koordinasi dan kerja sama antarkaryawan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan PT Jaya Bangun Interindo, sedangkan sampel penelitian berjumlah 75 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, penyebaran kuesioner, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan bantuan IBM SPSS yang meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), serta uji koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kepemimpinan partisipatif tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai signifikansi sebesar 0,518 (>0,05). Sebaliknya, komunikasi horizontal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (<0,05). Secara simultan, kepemimpinan partisipatif dan komunikasi horizontal berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai F hitung sebesar 85,112 dan signifikansi 0,000 (<0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,703 menunjukkan bahwa kedua variabel independen mampu menjelaskan 70,3% variasi kinerja karyawan, sedangkan sisanya sebesar 29,7% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian.