Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data berbentuk angka untuk menganalisis pengaruh penerapan green accounting dan kualitas audit terhadap nilai perusahaan. Objek penelitian adalah perusahaan yang terdaftar dalam Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021–2024. Sampel penelitian berjumlah 150 perusahaan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari situs resmi BEI dan laporan tahunan masing-masing perusahaan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan green accounting berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan dengan nilai signifikansi 0,0067 (<0,05), sehingga hipotesis pertama diterima. Sebaliknya, kualitas audit tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan karena memiliki nilai signifikansi 0,5606 (>0,05), sehingga hipotesis kedua ditolak. Namun, secara simultan penerapan green accounting dan kualitas audit berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan dengan nilai signifikansi 0,020663 (<0,05), sehingga hipotesis ketiga diterima. Hasil uji koefisien determinasi (R²) sebesar 0,009605 atau 0,9605% menunjukkan bahwa kedua variabel independen hanya mampu menjelaskan 0,9605% variasi nilai perusahaan, sedangkan 99,0395% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun green accounting berkontribusi terhadap peningkatan nilai perusahaan, masih terdapat banyak faktor lain yang lebih dominan dalam menentukan nilai perusahaan.