Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Komparatif Kinerja Keuangan Perusahaan BUMN Sebelum dan Sesudah Restrukturisasi Utang dengan Pendekatan Rasio Keuangan (2019-2024) Fadilla Anisa Putri; Ilham Illahi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11985

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya tekanan keuangan dan kewajiban perusahaan yang mendorong beberapa perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melakukan Restrukturisasi Utang sebagai upava memperbaiki kondisi keuangan perusahaan serta menjaga keberlangsungan usaha. Restrukturisasi Utang merupakan upaya penyesuaian kembali kewajiban perusahaan melalui berbagai mekanisme, seperti penjadwalan kembali pembayaran, penyesuaian tingkat bunga, konversi utang menjadi modal, maupun perubahan persyaratan pembayaran guna mengurangi tekanan keuangan serta meningkatkan kemampuan perusahaan dalam mempertahankan keberlangsungan usahanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kinerja keuangan perusahaan BUMN sebelum dan sesudah Restrukturisasi Utang menggunakan pendekatan rasio keuangan serta menguji apakah terdapat perbedaan yang signifikan pada kinerja keuangan setelah Restrukturisasi Utang dilakukan. Penelitian ini merupakan penelitian komparatif dengan menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan empat perusahaan BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Periode pengamatan dilakukan selama tiga tahun sebelum dan tiga tahun sesudah Restrukturisasi Utang pada masing-masing perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan meliputi Analisis Rasio Keuangan, Analisis Statistik Deskriptif. Uji Normalitas Shapiro-Wilk dan Uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rasio Solvabilitas yang diukur menggunakan Debt To Assets Ratio (DAR), Debt To Equity Ratio (DER) dan Long Term Debt To Equity Ratio (LTDER) menunjukkan perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah Restrukturisasi Utang. Namun, perubahan tersebut menunjukkan bahwa tingkat ketergantungan perusahaan terhadap utang masih relatif tinggi setelah Restrukturisasi dilakukan sehingga perbaikan struktur pendanaan perusahaan belum sepenuhnya tercapai. Sementara itu. Rasio Likuiditas dan Rasio Profitabilitas tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah Restrukturisasi Utang
Pengaruh Penerapan Green Accounting dan Kualitas Audit terhadap Nilai Perusahaan (Perusahaan Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) yang Terdaftar di BEI Tahun 2021-2024) Sri Al Ashar; Ilham Illahi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12181

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data berbentuk angka untuk menganalisis pengaruh penerapan green accounting dan kualitas audit terhadap nilai perusahaan. Objek penelitian adalah perusahaan yang terdaftar dalam Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021–2024. Sampel penelitian berjumlah 150 perusahaan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari situs resmi BEI dan laporan tahunan masing-masing perusahaan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan green accounting berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan dengan nilai signifikansi 0,0067 (<0,05), sehingga hipotesis pertama diterima. Sebaliknya, kualitas audit tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan karena memiliki nilai signifikansi 0,5606 (>0,05), sehingga hipotesis kedua ditolak. Namun, secara simultan penerapan green accounting dan kualitas audit berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan dengan nilai signifikansi 0,020663 (<0,05), sehingga hipotesis ketiga diterima. Hasil uji koefisien determinasi (R²) sebesar 0,009605 atau 0,9605% menunjukkan bahwa kedua variabel independen hanya mampu menjelaskan 0,9605% variasi nilai perusahaan, sedangkan 99,0395% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun green accounting berkontribusi terhadap peningkatan nilai perusahaan, masih terdapat banyak faktor lain yang lebih dominan dalam menentukan nilai perusahaan.