Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengujian Black Box pada Sistem Sewa Gedung Diklat Tangsel menggunakan Teknik Equivalence Partitioning Ade Ardianto; Endri Puta Bintang; Rajin Nahampun; Naufal Nasrullah Burhan; Rafi Basilva Husodo; Raflizal Iqbal Alamsyah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12090

Abstract

Aplikasi berbasis web Gedung Diklat Tangsel memungkinkan calon penyewa untuk memesan (booking) gedung diklat secara online. Dengan fitur Decision Support System (DSS) dan metode Simple Additive Weighting (SAW), pengguna dapat memilih jadwal terbaik berdasarkan berbagai faktor seperti ketersediaan jadwal, kapasitas ruangan, harga sewa, dan kelengkapan fasilitas. Pengujian yang dilakukan dengan teknik Partitioning Equivalence dilakukan untuk mengevaluasi apakah fungsi web memenuhi harapan dan kebutuhan pengguna untuk memastikan bahwa situs web sudah sesuai dengan kebutuhan pengguna. Salah satu metode pengujian perangkat lunak yang dikenal sebagai pengujian black box berpusat pada fungsionalitas, khususnya pada masukan dan keluaran aplikasi, tanpa melihat struktur kode di dalamnya. Teknik pengujian black box ini membagi domain data masukan ke dalam kelas-kelas data yang dianggap valid atau tidak valid, dan dengan menggunakan kelas-kelas ini, kasus uji, atau test case, dapat diturunkan dengan lebih efisien. Dua form utama, Form Masuk (Login) dan Form Booking Gedung, diuji. Hasil pengujian menunjukkan bahwa validasi pada kedua bentuk—validasi format email dan validasi kolom wajib—menggunakan validasi bawaan browser (validasi HTML5 native). Oleh karena itu, tidak jelas apakah server memiliki lapisan validasi tersendiri.